Dinkes Sinjai Sulsel perkuat edukasi cegah kematian bayi akibat diare

Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan memperkuat edukasi dan sosialisasi pentingnya pola hidup sehat untuk mencegah diare yang telah menyebabkan kematian tujuh bayi di daerah tersebut sepanjang Juli 2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sinjai Akhirani dihubungi di Makassar, Selasa, mengatakan tercatat sebanyak 1.041 kasus diare per Juli 2022 di daerah itu dan masih berpotensi bertambah karena belum semua puskesmas menyampaikan laporan.

"Dari jumlah tersebut ada tujuh kasus bayi meninggal dunia akibat diare. Saat ini kita gencarkan edukasi dan sosialisasi pola hidup sehat," katanya.

Menurut Akhirani, secara umum penyebab terjangkitnya penyakit ini disebabkan perilaku hidup warga yang tidak sehat dan tidak mempedulikan kebersihan lingkungan.

Baca juga: Sinjai produksi sapi limosin hingga 3.000 ekor per tahun

Baca juga: Penjualan sapi Sinjai menurun akibat PMK

Khusus bayi yang meninggal dunia akibat diare disebabkan adanya infeksi bakteri jahat dari benda kotor dan makanan yang dikonsumsi tidak sehat.

“Kematian bayi akibat diare ini disebabkan pola hidup orang tuanya yang tidak bersih, contohnya cara pemberian makanan kepada bayi yang tidak steril,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Sinjai gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti selalu membiasakan diri untuk cuci tangan pakai sabun.

“Cuci tangan pakai sabun dapat menghindari kita dari berbagai risiko infeksi dan penyakit, serta berkontribusi secara signifikan terhadap meningkatnya status kesehatan kita semua,” tuturnya.

Selain diare, Akhirani juga mengharapkan warga untuk tetap waspda terhadap penyakit lainnya seperti demam berdarah, ISPA dan penyakit lainnya.

Baca juga: Sinjai tawarkan titik kunjungan Menparekraf di Air Terjun Salu Birayya

Baca juga: JCH termuda di Sulsel dari Kabupaten Sinjai


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel