Dinkes: Sisa tiga warga Aceh jalani isolasi mandiri COVID-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh menyebutkan warga yang menjalani isolasi mandiri akibat terinfeksi COVID-19 di provinsi paling barat Indonesia itu tersisa tiga orang, dan Aceh nihil penambahan kasus baru per hari ini.

“Hingga kemarin tidak ada lagi penambahan kasus baru. Kasus aktif saat ini tiga orang, mereka menjalani isolasi mandiri,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Iman Murahman di Banda Aceh, Senin.

Tercatat tiga kasus aktif COVID-19 tersebut meliputi warga Kabupaten Aceh selatan, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Pidie Jaya.

Secara akumulatif, kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 43.698 orang, di antaranya tiga orang masih dalam perawatan atau isolasi mandiri, 41.478 orang telah dinyatakan sembuh, dan 2.217 orang meninggal dunia.

Baca juga: Satgas: Simeulue nihil kasus COVID-19 selama libur Lebaran

Baca juga: Satgas Aceh Barat sebut kasus COVID-19 nihil sampai dengan H+2 Lebaran

Iman menjelaskan kondisi pandemi di daerah Tanah Rencong itu semakin membaik. Hal itu terlihat dari jumlah pasien infeksi yang terus menurun dan rumah sakit rujukan juga nihil pasien virus corona.

Oleh karena itu, dia tetap meminta masyarakat untuk waspada dan menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan sebelum pandemi COVID-19 benar-benar berakhir.

“Secara umum kondisi COVID-19 di Aceh sudah aman. Walaupun di beberapa daerah ada melaksanakan WFH (work from home) selama satu pekan ini, tapi di Aceh tidak ada kebijakan WFH,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga terus melakukan percepatan vaksinasi dosis penguat (booster) yang sudah mencapai 20 persen dari total target sekitar 2,8 juta orang, di luar kelompok remaja usia 12-17 tahun dan anak-anak usia 6-11 tahun yang tidak masuk sasaran vaksinasi booster.

Sedangkan target pemerintah untuk vaksinasi dosis satu dan dosis dua mencapai 4 juta lebih warga Aceh. Saat ini yang telah menerima dosis pertama sebanyak 99,9 persen dan dosis kedua 76 persen.

“Kita kejar vaksinasi booster ini bisa tercapai 75 persen hingga September mendatang. Jadi mudah-mudahan di Juni ini nanti bisa mencapai 50 persen,” katanya.*

Baca juga: Dinkes: 20.561 anak di Aceh Timur sudah divaksin dosis kedua

Baca juga: "Muslim Aid" Inggris-Swedia bantu 1.000 paket pangan Ramadhan di Aceh

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel