Dinkes Tasikmalaya isolasi seorang pasien yang dicurigai cacar monyet

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menyampaikan ada seorang pasien menjalani isolasi di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif karena dicurigai terjangkit cacar monyet.

"Kondisi terakhir saat ini diisolasi, karena dokter curiga pasien cacar monyet," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Asep Hendra kepada wartawan di Tasikmalaya, Jumat.

Ia menuturkan tim kesehatan di lapangan masih mengumpulkan data terhadap pasien tersebut untuk memastikan kondisi kesehatannya terpapar cacar monyet atau tidak.

Baca juga: Bio Farma siapkan skema datangkan tiga kandidat vaksin Monkeypox

Baca juga: Mewaspadai penyakit cacar monyet

Tim kesehatan, kata dia, sudah mengambil sampel darah pasien untuk dilakukan uji laboratorium, setelah itu hasilnya akan disampaikan kepada publik.

"Kami kan harus ambil sampelnya dulu, lalu sampel itu diperiksa, dan hasilnya baru keluar beberapa hari kemudian," katanya.

Ia menegaskan status pasien yang diisolasi itu masih dicurigai, belum pada suspek karena ada beberapa kriteria yang belum bisa diputuskan terjangkit cacar monyet.

Petugas kesehatan, kata dia, akan menanyakan lebih lanjut terkait riwayat kesehatannya, termasuk memeriksa kondisi kulit yang terlihat ada bintik-bintik.

"Pasien itu sementara bergejala bintik-bintik, karena semua jenis cacar seperti itu, meski itu cacar air," katanya.

Baca juga: Hasil laboratorium pasien suspek cacar monyet di Makassar negatif

Baca juga: Menkes: Pasien Monkeypox di Indonesia sudah sembuh

Baca juga: Indonesia pesan 2.000 dosis vaksin Monkeypox