Dinkes: Vaksinasi COVID-19 dosis 3 di Surabaya lebihi target nasional

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menyebut vaksinasi COVID-19 dosis 3 di Kota Pahlawan, Jawa Timur, melebihi target nasional.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina di Surabaya, Selasa, mengatakan, update capaian vaksinasi COVID-19 di Surabaya terhadap 2.489.126 sasaran per tanggal 1 Januari tahun 2023 yakni untuk dosis 1 mencapai sebesar 2.732.755 atau 123,20 persen dan dosis 2 sebesar 2.424.763 atau 109,32 persen.

"Sedangkan untuk dosis 3 sebesar 1.297.716 atau 58,51 persen. Lebih tinggi dari pada yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar 50 persen," kata dia.

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis 4 di Kota Surabaya sebesar 74.373 atau 23,60 persen. Meski demikian, Nanik memastikan akan terus berupaya maksimal untuk mengejar capaian vaksinasi dosis 4 tersebut.

"Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kami ke depan, agar vaksinasi ini tetap kami jalankan bekerjasama dengan teman-teman tiga pilar, kelurahan-kecamatan dan seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait," kata Nanik.

Secara keseluruhan, Nanik menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang dimulai pada Januari 2021 hingga saat ini masih terus dilakukan secara masif. Vaksinasi dilakukan oleh seluruh Puskesmas bekerja sama dengan kecamatan-kelurahan, tiga pilar, lintas sektor terkait hingga masyarakat.

"Perkembangan data COVID-19 harian pada tanggal 1 Januari 2023 menunjukkan bahwa kasus COVID-19 bisa terkendali di Kota Surabaya. Alhamdulillah, bersamaan dengan pencabutan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Indonesia," kata Nanik.

Nanik juga memaparkan bahwa berdasarkan laporan rilis harian provinsi dan Kemenkes RI serta catatan epidemiologi, saat ini confirm harian di Surabaya ada 11 kasus. Sedangkan confirm kumulatif sampai dengan saat ini sebanyak 144.828 kasus.

"Kemudian kesembuhan harian ada 17 kasus. Lalu, sembuh kumulatif sampai dengan saat ini adalah 141.630 kasus. Selanjutnya, meninggal harian ada 1 kasus dan meninggal kumulatif sampai dengan hari ini 3.126 kasus," kata dia.

Selain itu, Nanik juga menyebutkan, bahwa hingga saat ini confirm tenaga kesehatan di Kota Surabaya ada 75 nakes. Hingga hari ini, yang masih menjalani perawatan sebanyak 72 kasus dengan rincian, rawat jalan 52 kasus dan yang ada di rumah sakit sebesar 20 kasus.

Baca juga: Menko Luhut ingatkan vaksinasi jangan berhenti meski PPKM dicabut
Baca juga: 68,57 juta penduduk Indonesia telah divaksin dosis penguat