Dino Patti Djalal Minta Anies dan Kapolda Metro Sikat Mafia Tanah

Fikri Halim, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yang juga Penasihat Kemenparekraf, Dino Patti Djalal meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengusut tuntas kasus pencurian sertifikat rumah yang dialami oleh ibunya sendiri di kawasan Antasari, Jakarta Selatan.

Dino menilai kasus pencurian sertifikat rumah ini sangat terencana dan sistematis oleh komplotan mafia tanah. Ulah kelompok ini ditegaskannya telah merugikan dan meresahkan.

Sy mohon perhatian Gubernur @aniesbaswedan + Kapolda Metro utk meringkus SEMUA komplotan mafia tanah yg kiprahnya semakin rugikan + resahkan rakyat. Sy juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah. Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mrk #berantasmafiatanah,” tulis Dino melalui akun twitter pribadinya, Selasa malam, 9 Februari 2021.

VIVA sudah mengonfirmasi dan meminta izin kepada Dino Patti Djalal untuk mengutip cuitan tersebut. Dino melanjutkan bahwa modus komplotan pencuri sertifikat rumah ini adalah mengincar target, membuat KTP palsu, berkolusi dengan broker hitam dan notaris bodong. Mereka memasang figur-figur mirip foto di KTP yang dibayar untuk berperan sebagai pemilik KTP palsu.

"Komplotan ini sudah secara terencana menargetkan sejumlah rumah ibu saya yang sudah tua," ujarnya.

Mantan Staf Khusus Presiden SBY itu berharap polisi dapat membongkar tuntas aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah. "Bukan hanya menangkap kroco2nya. Komplotan ini sangat LIHAI & LICIN, dan sudah terlalu banyak merugikan rakyat," tulisnya.

Lebih lanjut, Dino mengakui aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah keluarganya sudah mulai bisa diidentifikasi. Ia berencana mengungkap siapa aktor kejahatan ini pada saatnya nanti.

"Pada waktunya nanti akan saya sebarkan foto+ nama mrk. Sy yakin respon awal pimpinan komplotan ini nantinya adalah MENCOBA menyogok aparat keamanan agar bebas dr hukum. Jangan sampai!," ungkapnya.

Baca juga: BMKG Minta Waspadai Cuaca Ekstrem, Wilayah Ini Berpotensi Banjir