Dinsos Mataram mulai distribusi bansos BBM ke 23.200 KPM

Dinas Sosial Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu, mulai mendistribusikan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai masing-masing Rp150.000 kepada 23.200 keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai kompensasi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

"Pembagian bansos BBM ditargetkan rampung 6 hari kerja yakni pada 24 November 2022 dan target kami sehari satu kecamatan. Hari ini kita mulai dari Kecamatan Ampenan," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Sudirman di Mataram, Rabu.

Sudirman yang ditemui saat memantau pelaksanaan pembagian bansos BBM di Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, mengatakan Kecamatan Ampenan dipilih menjadi lokasi pertama pendistribusian bantuan karena memiliki jumlah kelurahan yang bayak yakni 10 kelurahan dengan jumlah sasaran penerima bantuan 5.014 KPM.

Sebanyak 10 kelurahan di Kecamatan Ampenan itu meliputi Kelurahan Ampenan Selatan, Tengah, Utara, Banjar, Bintaro, Dayan Pekan, Kebun Sari, Pejarakan Karya, Pejeruk, dan Kelurahan Taman Sari.

Baca juga: Kejaksaan lanjutkan penahanan tiga tersangka korupsi bansos di Mataram

Baca juga: Dinsos Mataram coret ratusan calon penerima bansos BBM

"Alhamdulillah, hasil pantauan kami ke beberapa kelurahan itu, proses pembagian bansos BBM berjalan tertib, lancar dan sesuai ketentuan," katanya.

Untuk menjamin bansos didistribusikan sesuai ketentuan, kata dia, Dinsos telah menyiapkan puluhan petugas pengawas yang disebar ke 50 kelurahan se-Kota Mataram.

"Petugas kita itu bertugas mengawasi pendistribusian bansos BBM agar bantuan yang diterima KPM utuh uang tunai Rp150.000 tanpa ada potongan sepeserpun," katanya.

Dikatakan, bansos yang disalurkan ke masyarakat harus memenuhi unsur 4T yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat administrasi, dan tepat waktu.

"Sekecil apapun pemotongannya meskipun hanya Rp1.000 dengan alasan fotokopi, tetap tidak boleh. Ingat unsur tepat jumlah," katanya menegaskan.

Dikatakan, anggaran untuk bansos BBM bersumber dari dana transfer umum (DTU) sebesar Rp3,4 miliar lebih dengan total sasaran 23.200 KPM.

Setelah pendistribusian bansos BBM di Kecamatan Ampenan, pada Kamis (17/11) dilanjutkan ke Kecamatan Cakranegara, kemudian dilanjutkan Senin-Kamis (21-24/11) untuk Kecamatan Mataram, Selaparang, Sandubaya, dan Kecamatan Sekarbela.

"Untuk hari Jumat-Ahad (18-20/11), tidak kita bagi karena Jumat hari pendek dan Sabtu-Ahad libur. Pendistribusian, kita gunakan jam kerja," katanya.*

Baca juga: Pemkot Mataram salurkan bansos BBM kepada 20.786 KPM

Baca juga: Pemkot Mataram siapkan bansos bagi warga tidak dapat BLT BBM