Dipanggil Timnas Indonesia saat Sedang Menurun, M. Rafli Dapat Dukungan Manajer Arema

Bola.com, Malang - Muhammad Rafli jadi satu-satunya pemain Arema FC yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday melawan Curacao. Namun, ini justru jadi pomelik.

Rafli belakangan banyak menuai kritik dari Aremania. Performanya dianggap menurun musim ini.

Di Liga 1, Rafli baru tampil dalam 6 laga. Tapi, hanya sekali dia jadi starter. Selebihnya hanya jadi pengganti. Sampai saat ini, dia juga belum mencetak gol. Rafli sempat absen kurang lebih hampir sebulan karena cedera lutut. Itu juga yang membuatnya sempat mengganggu permainannya di lapangan.

Ketika Rafli bermain untuk Arema FC, banyak netizen menilai dia tak bisa mengikuti ritme permainan. Ada kemungkina, kondisinya masih belum 100 persen.

Dukungan Manajer

Selebrasi timang bayi striker Timnas Indonesia, M. Rafli usai cetak gol ke gawang Tira Persikabo, Jumat (05/03/2021). (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)
Selebrasi timang bayi striker Timnas Indonesia, M. Rafli usai cetak gol ke gawang Tira Persikabo, Jumat (05/03/2021). (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)

Melihat situasi ini, manajer Arema, Ali Rifki memberikan dukungan kepada Rafli.

“Semoga Rafli bisa memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia. Ini juga kesempatan baginya untuk bisa menjawab kritik yang selama ini didapatkannya,” katanya.

Rafli menjadi andalan Timnas Indonesia U-19 dan U-23. Selain itu, dia bisa jadi gelandang serang maupun striker.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong masih menaruh kepercayaan kepada Rafli dalam dua kali ujicoba melawan Curacao pada 24 dan 27 September.

Abaikan Striker Lokal yang Lebih Ganas

Ketegangan masih terjadi di akhir laga antara Ahmad Nur Hardianto (kiri) dan Sergio Silva. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Ketegangan masih terjadi di akhir laga antara Ahmad Nur Hardianto (kiri) dan Sergio Silva. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pemanggilan Rafli juga membuat pro dan kontra di kalangan pengamat sepak bola Karena masih ada beberapa striker lokal yang sebenarnya tampil apik.

Namun, dia diabaikan oleh Shin Tae-yong, di antaranya Ahmad Nur Hardianto, Ilija Spasojevic, hingga Dedik Setiawan.

Jika membutuhkan targetman, Hardianto adalah pemain yang berkembang pesat musim ini. Dia sudah mengoleksi 4 gol bersama Borneo FC. Meskipun beberapa kali jadi cadangan di klub, dia masih bisa memperlihatkan ketajamannya.

Ilija Spasojevic

Dalam pertandingan melawan Persik Kediri, Spaso menyumbang satu gol dari kemenangan 3-1 yang diraih Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Dalam pertandingan melawan Persik Kediri, Spaso menyumbang satu gol dari kemenangan 3-1 yang diraih Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Spasojevic lebih ganas lagi. Dia sudah mencetak 7 gol di Liga 1. Namun dia sepertinya bukan kriteria penyerang yang dibutuhkan Shin Tae-yong.

Spaso musim lalu jadi pemain tersubur, tapi panggilan negara tak segera didapatkannya. Sementara Dedik Setiawan beberapa kali masuk pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Sekarang penampilannya di Arema membaik. Dia sudah mengoleksi dua gol. Sementara Rafli, belum sekalipun menjebol gawang lawan di Liga 1.

 

Intip Posisi Tim Favoritmu