Diperiksa Polda Jatim, Gilang Widya: Saya Sponsor di Arema FC, Investor Tidak Ada Dana Masuk

Bola.com, Surabaya - Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mendapatkan panggilan dari Polda Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (27/10/2022) sebagai saksi atas kasus tragedi Kanjuruhan.

Gilang Widya diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim buntut dari kejadian 1 Oktober 2022 yang menewaskan 135 orang tersebut.

Pria yang karib dipanggil Juragan 99 itu mengungkapkan bahwa statusnya di Arema FC adalah sebagai sponsor, bukan pemilik tim berjulukan Singo Edan tersebut.

"Posisi saya di Arema FC, saya sebagai sponsor. Sebagai investor, tidak ada dana yang masuk sama sekali," ujar Gilang Widya dinukil dari Antara.

Siapa Owner Arema FC?

<p>Manajer dan Presiden Arema FC, Ali Rifki dan Gilang Widya Pramana, dalam sesi jumpa pers di kantor manajemen Singo Edan, Rabu (27/4/2022) sore WIB.</p>

Manajer dan Presiden Arema FC, Ali Rifki dan Gilang Widya Pramana, dalam sesi jumpa pers di kantor manajemen Singo Edan, Rabu (27/4/2022) sore WIB.

Gilang Widya enggan berbicara lebih jauh ketika disinggung mengenai persoalan manajerial Arema FC. Juragan 99 meminta pertanyaan itu untuk ditanyakan ke owner Singo Edan.

"Untuk urusan manajerial Arema FC, silakan ditanya ke owner," imbuh lelaki yang sempat dijuluki Crazy Rich Malang tersebut.

Bukan Gilang Widya, melainkan Iwan Budianto yang menjadi bos Arema FC sesungguhnya merujuk kepemilikan saham di PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) per 10 Mei 2022.

Iwan Budianto Masih Jadi Bos Arema FC

Iwan Budianto saat mendampingi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/4/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Iwan Budianto saat mendampingi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/4/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dalam akta perusahaan yang tercatat di Ditjen AHU Kemenkumham, disebutkan Iwan Budianto menjabat sebagai Direktur Utama PT AABBI dengan kepemilikan saham mayoritas sebesar 3.750 lembar saham atau senilai Rp 3,75 miliar.

Selain Wakil Ketua PSSI itu, saham PT AABBI juga dimiliki oleh PT Rans Entertainment Indonesia. Perusahaan milik Raffi Ahmad itu menguasai 500 lembar saham senilai Rp500 juta.

Pemilik saham selanjutnya PT AABBI adalah PT Juragan Sembilan Sembilan Corp. Perusahaan milik Gilang Widya itu menguasai 750 lembar saham atau senilai Rp750 juta.

Jejak Iwan Budianto

Jejak seorang Iwan Budianto dimulai sebagai Aremania yang selalu rajin menyaksikan laga Singo Edan di kandang dan tandang. Darah Aremania ini yang mengantar pria dua anak ini menapak karier di sepak bola nasional.

Setelah menjadi Aremania sejati, Iwan Budianto yang memang ramah dan suka bergaul dengan siapa saja ini mulai kenal dan akrab dengan Lucky Acub Zaenal selaku pendiri dan pemilik PS Arema.

Kecintaan terhadap klub dan keakraban dengan Lucky Acub Zaenal ini membuka pintu Iwan Budianto duduk sebagai manajer PS Arema pada Ligina V 1998/1999. Saat itu, usianya masih 21 tahun.

Jadi Wakil Ketua PSSI

Iwan Budianto juga sempat menjadi manajer Persik Kediri pada medio 2000-an saat tim dengan sebutan lain Macan Putih itu menjuarai Liga Indonesia pada 2003 dan 2006.

Setelah lama memimpin Arema sebagai CEO klub berlogo singa itu, Iwan Budianto lantas mengundurkan diri pada tahun 2019. Dia fokus menjadi Wakil Ketua PSSI mendampingi Ketua PSSI, Mochamad Iriawan hingga tahun 2023.