Diperlukan Audit Cyrpto Exchange di Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan, perlu adanya audit total kepada crypto exchange Indonesia yang sudah terdaftar di Bappebti demi transparansi dan perlindungan kepada para member.

Hal ini lantaran kebangkrutan bursa kripto FTX terbesar kedua dunia yang terjadi pada beberapa hari lalu. Maka, tidak bisa dimungkiri sedikit banyak mempengaruhi ekosistem kripto secara global.

"Audit yang dimaksud ialah audit exchange secara keseluruhan. Audit yang dilakukan oleh auditor yang paham cara blockchain berjalan jadi bukan sekedar pencatatan rupiah. Kita perlu melakukan penyamaan inventory kripto dan rupiah yang ada di orderbook dan saldo nasabah. Bukan hanya sekedar proof of reserve yang tidak berarti banyak namun juga proof of liability (yaitu jumlah total deposit member yang tercatat di dalam exchange). Selaku pelaku industri, saya menyarankan semua exchange di Indonesia berbuat hal yang sama, dan menyarankan pihak regulator dalam hal ini Bappebti untuk mewajibkan semua exchange untuk melakukan audit serupa," jelas Oscar.

Dengan adanya audit secara keseluruhan, saldo member dari setiap exchange bisa dicocokkan dengan proof of reserve dari exchange tersebut baik dari nominal rupiah nya maupun jumlah kripto nya.

"Saya juga berharap Bappebti dapat segera memberikan aturan baru yang meminta exchange menunjukkan hasil audit ini dan dilakukan reguler tiap hari kalau perlu," kata Oscar dalam keterangannya, Rabu (16/11).

Dengan adanya laporan terbuka ini, kata dia, harapannya semua orderbook, saldo member dan inventory akan match dan semua nya ada di Indonesia. Dengan semua inventory ada di Indonesia, saya yakin member akan terlindungi.

"Jangan sampai orderbook nya di negara ini, saldo nya ada di third party dan inventory yang ada di Indonesia nya sendiri malah ternyata cuma kecil banget. Jangan sampai inventory tidak match antara yang ada di orderbook dengan yang dilaporkan karena berpotensi menjadi chaos di kemudian hari," jelas Oscar. [faz]