Dipicu Utang, Sejoli Habisi Nyawa Perempuan Pakai Kabel Charger

Merdeka.com - Merdeka.com - Z (51) perempuan ditemukan tewas mengenaskan di Kecamatan kemang, Kabupaten Bogor. Polisi menetapkan dua tersangka pembunuhan dalam kasus penemuan mayat tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, pelaku berinisial AM (26) dan kekasihnya TO (21) ditangkap pada 23 Mei 2022.

Kata Iman, AM dan TO membunuh Z dengan cara menjerat leher korban menggunakan kabel charger, serta membenturkan kepala korban di dalam mobil. Setelah meregang nyawa, Z dibuang di wilayah Kemang, sebelum ditemukan pada 21 Mei 2022.

"Berawal dari penemuan mayat pada 21 Mei 2022 di Kemang. Kami lakukan oleh TKP dan kami menemukan petunjuk yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan, hingga kami menangkap dua tersangka yakni AM dan TO," kata Iman, Jumat (27/5).

Motif kedua pelaku membunuh Z yakni, karena kedua pelaku ingin menikah namun tidak memiliki uang. Kemudian AM dan TO ingin menagih utang kepada korban sebesar Rp100 juta, namun korban tidak memiliki uang, sehingga dibunuh.

"Jadi dua pelaku ini berpacaran. Kemudian membutuhkan uang untuk menikah. Tapi karena tidak memiliki uang, mereka datang ke korban ingin menagih utang namun karena korban tidak punya uang, terjadilah pembunuhan," tutur Iman.

Kedua tersangka masih dalam proses penyidikan dan diancam dengan tiga pasal. Yakni Pasal 338 KUHP, 340 KUHP dan 364 KUHP dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup dan 20 tahun.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan menjelaskan, pembunuhan berawal ketika pelaku AM dan TO hendak menagih utang korban kepada ayah TO sebesar Rp100 juta. Keduanya menagih di wilayah Tangerang Selatan.

"TO ini berupaya menagih utang korban kepada ayahnya sebesar Rp100 juta. Korban berutang kepada ayah TO untuk investasi atau dipinjamkan kembali ke orang lain. Jadi profesi korban ini seperti bank keliling," terang Siswo.

Siswo menjelaskan, pada 19 Mei 2022, kedua pelaku datang untuk menagih utang kepada korban. Namun di samping itu, mereka berencana untuk membunuh korban jika utang tidak dibayarkan.

"Saat tiba di lokasi cukup sepi di daerah Sawangan Depok, posisi korban duduk di bangku tengah sebelah kiri, sementara tersangka TO duduk di sebelah kanan. Sedangkan AM mengemudikan mobil," katanya.

TO kemudian membenturkan kepala korban ke bangku depan dan AM menekan leher korban. Tak sampai di situ, leher korban pun dililit kabel charger hingga meninggal dunia.

"Tersangka AM dari depan itu loncat menekan leher. Perannya tersangka TO ini menutup mulut korban sampai memastikan napasnya betul-betul habis. Dari tempat lokasi mereka menghilangkan nyawa sampai mencari tempat ideal membuang mayat itu tersangka TO berpindah ke belakang sambil melilitkan kabel handphone sambil memastikan korban ini sudah mati," jelasnya.

Akhirnya, kedua pelaku membuang mayat korban di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Baru pada 21 Mei 2022 jasad korban ditemukan warga.

"Di hari Sabtu tanggal 21 Mei kami mendapat informasi ada penemuan sesosok mayat yang awalnya tidak ada identitas. Kemudian kami olah TKP, berkat kemampuan dari inafis kami berhasil mendapat identitas korban inisial Z umurnya 51 tahun alamatnya di Tangerang Selatan," pungkas Siswo. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel