Dipilih Jokowi, Ini Janji Sakti Wahyu Trenggono Saat Jabat Menteri Kelautan dan Perikanan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Sakti Wahyu Trenggono dipercaya Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dia mengaku siap menjalankan amanah sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia pun berjanji membenahi, melanjutkan dan mengelola sektor Kelautan dan Perikanan sebagaimana diminta Presiden Jokowi.

"Amanah ini bukan amanah yang mudah. Saya kira saya ingin berusaha bahwa ada sebuah wilayah karunia dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang memiliki satu potensi yang sangat besar yang tentunya itu bisa menjadi kesejahteraan bagi bangsa ini," kata dia di Istana, Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Politikus dan pengusaha di bidang telekomunikasi itu berjanji akan belajar cepat untuk mengetahui isu-isu utama di sektor yang akan dikelola nantinya. Serta bisa memberikan solusi yang tepat agar Indonesia sebagai negara bahari dapat berjaya.

"Saya kira itu saja, karena saya bukan tipikal orang yang bisa beretorika tapi yang suka dengan bekerja dan bekerja keras dan saya sudah mewakafkan diri semenjak semenjak saya sebagai wakil menteri pertahanan," ujar dia.

Dia menyadari, begitu melimpah ikan-ikan di lautan dan begitu besar potensi-potensi sektor kelautan. Baik itu untuk sektor pariwisata, industri perikanan dan termasuk budidaya yang dan tentu tidak melupakan dengan ke bersinambungan lingkungan.

"Itu yang akan kami lakukan jika nanti kami sudah resmi menjadi waktu jadi menteri lelautan dan perikanan," kata dia.

"Mohon doa juga kepada seluruh bangsa Indonesia agar saya bisa amanah dan bisa menjalankan amanah dari bapak presiden dan wakil presiden dengan membantu beliau mewujudkan Indonesia maju," pinta dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono Harus Lebih Tangguh dari Susi Pudjiastuti

Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono saat menghadiri pembukaan DefExpo 2020 di Lucknow, India. (Ist)
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono saat menghadiri pembukaan DefExpo 2020 di Lucknow, India. (Ist)

Ekonom CORE Indonesia, Piter Abdullah meminta kepada Sakti Wahyu Trenggono untuk bermental baja saat menduduki posisi Menteri Kelautan dan Perikanan. Hal ini karena selama ini posisi Menteri Kelautan dan Perikanan selalu dibandingkan dengan sosok Susi Pudjiastuti.

"Untuk pengganti menteri KKP. Siapapun menterinya harus kuat (mental). Akan selalu dibandingkan dengan sosok Ibu Susi," ujar dia kepada Merdeka.com, Selasa (22/12).

Sebab, kata Piter, Susi Pudjiastuti dianggap telah menetapkan standar yang tinggi bagi seorang Menteri KKP. Dia pun menilai pesimis kemampuan Wahyu dalam mengemban amanah baru sebagai Menteri KKP.

"Bu Susi sudah menetapkan standard yang sangat tinggi untuk seorang menteri KKP. Sekarang terpulang kepada Pak Wahyu. Saya sendiri agak pesimis," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Sakti Wahyu Trenggono sebagai pengganti Edhy Prabowo di kursi Menteri Kelautan dan Perikanan. Trenggono merupakan politikus dan pengusaha di bidang telekomunikasi.

"Beliau sekarang ini memegang jabatan Wamenhan dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," tutur Jokowi di veranda Istana Negara, Selasa (22/12/2020).

Sebagai informasi, Trenggono lulus dari Manajemen Informatika Universitas Bina Nusantara. Kemudian ia menamatkan gelar masternya di Teknik Industri Universitas Indonesia dan Manajemen Bisnis Institut Teknologi Bandung.

Trenggono memulai bisnis perangkat telekomunikasi melalui perusahaan PT Solusindo Kreasi Pratama. Trenggono juga mendirikan bisnis penyewaan menara base transceiver dengan PT Indonesian Tower. Ia terakhir mendirikan PT Teknologi Riset Global Investama yang bergerak di bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media dan e-commerce.

Di bidang politik, Trenggono pernah berkarir di PAN. Ia menjabat sebagai Bendahara Umum PAN pada 2009-2014 era kepemimpinan Hatta Rajasa. Namun tak aktif pada 2013.

Trenggono kemudian ikut dalam barisan pendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014. Kubu lawan bekas partainya. Trenggono menjadi tim ahli timses Jokowi-JK.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Ini