Dipimpin Juan Cuadrado, 4 Pemain Ini Bisa Bikin Max Allegri Angkat Kaki dari Juventus

Bola.com, Jakarta - Raksasa Italia, Juventus sedang dalam periode buruk. Tim berjulukan Bianconeri menjadi bulan-bulanan akhir-akhir ini, baik di Serie A maupun Liga Champions.

Masa depan Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus berada di ambang pemecatan, karena dianggap sebagai biang keterpurukan. Kabar tersebut mengemuka usai beberapa hasil negatif yang didapat Bianconeri awal musim 2022/2023.

Dari sembilan laga yang dilalui, Leonardo Bonucci dan kolega mencatat hasil dua menang, empat imbang, dan tiga kali kalah. Terakhir, Juventus mendapat hasil memalukan usai takluk oleh AC Monza dengan skor tipis 0-1 di pekan ketujuh Serie A 2022/23.

Pada laga melawan Monza, Allegri tidak mendampingi Juventus secara langsung di pinggir lapangan. Namun, sebelum kekalahan ini, suara-suara agar mantan pelatih AC Milan untuk mundur sudah menggema.

Salah satu direksi Juventus, Pavel Nedved sudah terang-terangan ingin memecat Allegri. Selain faktor pendekatan taktik, faktor skuat yang dimiliki Juventus juga bisa menjadi alasan skema pelatih berusia 55 tahun ini belum optimal.

Berikut empat pemain yang berpotensi buat Massimiliano Allegri bisa dipecat jika performanya tidak membaik. Siapa saja mereka?

Weston McKennie

Weston McKennie. Gelandang USA berusia 23 tahun ini didatangkan Juventus dari Schalke pada awal musim 2020/2021 dengan status pinjaman yang dipermanenkan di tengah musim dengan total biaya 25,5 juta euro. Hingga kini ia telah tampil 69 laga dengan torehan 10 gol dan 3 assist. (AFP/Alberto Pizzoli)
Weston McKennie. Gelandang USA berusia 23 tahun ini didatangkan Juventus dari Schalke pada awal musim 2020/2021 dengan status pinjaman yang dipermanenkan di tengah musim dengan total biaya 25,5 juta euro. Hingga kini ia telah tampil 69 laga dengan torehan 10 gol dan 3 assist. (AFP/Alberto Pizzoli)

Nama pertama yang bisa membuat Allegri dipecat adalah Weston McKennie. Pemain asal Amerika Serikat ini disorot performanya usai bermain mengecewakan.

McKennie menjadi starter dalam dua dari tujuh pertandingan Juve di Serie A musim ini. Namun, belum memberikan kontribusi nyata.

Eks pemain Schalke ini juga baru mengemas 0,2 tekel sukses (terendah kedua setelah Dusan Vlahovic), empat intersep, serta jarak yang ia tempuh (km) rata-rata 8,65 per pertandingan. Faktor baru sembuh dari cedera membuat aspek agresifitas yang dimiliki oleh McKennie menurun daripada musim lalu.

Juan Cuadrado

Juan Cuadrado. Gelandang kanan Kolombia yang kini menginjak usia 34 tahun ini tercatat telah membela Juventus sejak awal musim 2015/2016. Selama dua musim awal di Juventus ia hanya berstatus pinjaman dari Chelsea dan baru dipermanenkan Juventus pada awal musim 2017/2018 dengan nilai transfer 20 juta euro. Bersama Juventus hingga kini ia telah tampil dalam 270 laga di semua ajang dengan torehan 24 gol dan 61 assist. (AFP/Marco Bertorello)
Juan Cuadrado. Gelandang kanan Kolombia yang kini menginjak usia 34 tahun ini tercatat telah membela Juventus sejak awal musim 2015/2016. Selama dua musim awal di Juventus ia hanya berstatus pinjaman dari Chelsea dan baru dipermanenkan Juventus pada awal musim 2017/2018 dengan nilai transfer 20 juta euro. Bersama Juventus hingga kini ia telah tampil dalam 270 laga di semua ajang dengan torehan 24 gol dan 61 assist. (AFP/Marco Bertorello)

Juan Cuadrado sejatinya bermain cukup bagus saat membantu serangan Juventus. Beberapa kali juga pemain asal Kolombia ini berhasil lepaskan umpan akurat yang mampu hadirkan peluang buat Bianconeri mencetak gol.

Sejauh ini, Cuadrado mampu melepaskan 55 umpan akurat dengan empat diantaranya berhasil berbuah key passes yang bisa berbuah gol. Sayangnya, catatan tersebut tidak dibarengi dengan aspek defensif.

Pemain berusia 34 tahun ini sangat jarang track back ketika timnya diserang balik dan ia juga begitu mudah dilewati oleh pemain lawan. Tercatat, Cuadrado kalah duel sebanyak delapan kali sejauh ini. Hal tersebut membuktikan sisi kanan Juventus paling sering diserang oleh lawan jika ia bermain sebagai starter.

Alex Sandro

Alex Sandro - Pemain yang diboyong Juventus dari FC Porto pada musim panas 2015 ini merupakan andalan Si Nyonya Tua di posisi fullback kiri. Pemain yang mampu tampil sama baiknya saat bertahan dan menyerang ini menerima bayaran 195 ribu pounds per pekan di Allianz Stadium. (Foto:AFP/Kirill Kudryavts
Alex Sandro - Pemain yang diboyong Juventus dari FC Porto pada musim panas 2015 ini merupakan andalan Si Nyonya Tua di posisi fullback kiri. Pemain yang mampu tampil sama baiknya saat bertahan dan menyerang ini menerima bayaran 195 ribu pounds per pekan di Allianz Stadium. (Foto:AFP/Kirill Kudryavts

Sudah jadi rahasia umum jika masa depan Alex Sandro berada di ambang pintu keluar Allianz Stadium. Hal tersebut tak lepas dari menurunnya pemain berpaspor Brasil itu.

Musim ini tampaknya menjadi periode yang berat bagi Alex Sandro selama membela panji Juventus. Allegri sampai harus memakai Mattia De Sciglio untuk menggantikan perannya di sektor bek sayap kiri.

Tercatat hingga pekan ketujuh Serie A, Alex Sandro enam kali dimainkan dan belum menunjukkan level terbaiknya. Di ajang Liga Champions pemain berusia 31 tahun belum pernah tampil.

Moise Kean

<p>Pemain AS Roma, Eldor Shomurodov (kanan) dan Moise Kean dari Juventus berebut bola dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Roma di stadion Juventus di Turin, Italia, Sabtu, 27 Agustus 2022. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP )</p>

Pemain AS Roma, Eldor Shomurodov (kanan) dan Moise Kean dari Juventus berebut bola dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Roma di stadion Juventus di Turin, Italia, Sabtu, 27 Agustus 2022. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP )

Nama terakhir yang bisa berpotensi membuat Massimiliano Allegri dipecat lebih cepat adalah Moise Kean. Kean sempat diharapkan menjadi solusi bagi lini depan Juventus setelah Alvaro Morata dan Paulo Dybala hengkang.

Pemain berusia 22 tahun ini belum memberikan kontribusi berarti bagi Bianconeri. Kean baru tampil sebanyak delapan kali di berbagai ajang dan belum mencetak gol maupun assist. Di musim ini, ia lebih sering diturunkan sebagai pemain pengganti.

Kehadiran Arkadiusz Milik dan kontribusi begitu minim yang ia buat menjadi faktor kenapa eks Everton ini begitu terpinggirkan dalam skuat Juventus.

Sumber: Serie A dan Whoscored

Disadur dari: Bola.net (Yoga Radyan/Asad Arifin, published 26/9/2022)

Yuk Intip Posisi Juventus Saat Ini