Dipo Dukung Gubernur Jateng Tahan DIPA

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Dipo Alam mendukung tindakan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang menahan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2012 kepada 15 bupati dan wali kota.

Dipo Alam dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat, mendapatkan penjelasan langsung dari Bibit Waluyo tentang ditahannya DIPA 2012 dikarenakan 15 bupati dan wali kota tersebut tidak datang dalam penyerahan DIPA oleh Gubernur Jateng.

"Beliau (Gubernur Jateng) mengundang seluruh pimpinan kabupaten, kota, Kapolda, Kajati dan Pangdam untuk penyerahan DIPA tersebut. Ternyata dari 35 yang diundang, yang hadir hanya 20, sisanya diwakili oleh Sekda, wakilnya atau pejabat lainnya," kata Seskab.

Karena 15 bupati dan wali kota tersebut tidak datang, maka Gubernur Jateng menahan DIPA mereka sampai mereka datang sendiri untuk mengambilnya.

"Gubernur minta kepada bupati dan wali kota untuk menandatangani pakta integritas agar mereka benar-benar memanfaatkan APBD untuk kabupaten dan kota mereka dengan baik dan benar," jelas Dipo Alam.

Dijelaskannya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu mendukung kebijakan Gubernur Jateng tersebut karena terkait dengan pencegahan penyelewengan atau korupsi dana APBD.

"Saya mendukung karena terkadang pemanfaatan APBD untuk rakyat kurang dimanfaatkan secara tepat," ujarnya.

Dipo Alam juga mengungkapkan saat ini paling banyak permintaaan izin pemeriksaan bupati, wali kota dan anggota DPRD oleh aparat penegak hukum kepada.

Oleh karena itu, pemerintah pusat mendukung model kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah yang menerapkan pakta integritas bagi pimpinan daerah dalam penggunaan anggaran APBD.

"Kalau Gubernur Jateng mengambil inisiatif adanya pakta integritas untuk dimanfaatkan APBD secara benar, maka kita harus dukung penuh. Ini kebijakan yang kita harapkan dari seorang pimpinan daerah," katanya.

Seskab juga mengharapkan seluruh gubernur di Indonesia melakukan hal yang sama, yaitu menerapkan pakta integritas bagi pimpinan daerah di wilayahnya.

Sebelumnya dalam acara penyerahan DIPA 2012 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/12), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada menteri, pimpinan lembaga dan para gubernur untuk menggunakan anggaran negara tersebut dengan penuh tanggung jawab agar sasaran pembangunan bisa terlaksana dengan baik.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.