Dipo Latief Tanggapi Laporan Nikita Mirzani soal Penelantaran Anak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nikita Mirzani mempolisikan mantan suaminya, Dipo Latief, atas dugaan penelantaran anak. Laporan dibuat oleh Nikita Mirzani di Polres Metro Jakarta Selatan pada 16 Agustus 2021.

Terkait laporan tersebut, Dipo Latief buka suara. Selama ini ia tidak pernah menelantarkan anak seperti yang dituduhkan oleh Nikita Mirzani.

Sebab selama ini pria bernama lengkap Ahmad Dipo Ditiro Latief tidak pernah dipertemukan dengan buah hatinya.

"Enggak mungkin anak itu ditelantarkan karena memang selama ini dia pengin dan merasa mampu membesarkan, mendidik, dan membimbing anak ini, seolah tidak butuh saya," kata Dipo Latief, ditemui di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Diberi Akses

Nikita Mirzani dan Dipo Latief
Nikita Mirzani dan Dipo Latief

Sejak putranya yang diberi nama Azka Raqilla Mawardi lahir, hinga kini Dipo Latief tidak pernah bertemu langsung. Sebab Nikita Mirani dianggap selelau mempersulit pertemuan antara ayah dan anak.

"Dari awal lahir, ini anak saya tidak diberikan akses ketemu," ujar Dipo Latief.

Penggiringan Opini

Nikita Mirzani dan Dipo Latief
Nikita Mirzani dan Dipo Latief

Menurut Dipo Latief, karena tidak adanya akses untuk bertemu anaknya seolah dirinya tidak peduli dan tak mau tahu. Opini tersebut sengaja digiring untuk menjelekan namanya.

"Memang digiring opininya saya tidak bertanggung jawab," kata Dipo.

Siap Urus Anak

Dengan senang hati Dipo Latief akan mengurus buah hatinya, bila Nikita Mirzani tidak bisa mengurusi dan membesarkan anaknya.

"Kalau memang merasa tidak mampu membesarkan anaknya, boleh saya urus. Karena saya enggak mau sharing something kalau kita tidak punya visi dalam pernikahan," ucap Dipo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel