Diprediksi akan Jadi Endemi, Begini Rasanya Hidup Berdampingan dengan COVID-19

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Setelah varian Delta muncul, para peneliti sempat memprediksi bahwa manusia akan selamanya hidup berdampingan dengan COVID-19. Namun, masih ada sekelompok ahli yang berpikir bahwa kita bisa membasmi COVID-19, seperti dikatakan dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam British Medical Journal Global Health.

Para peneliti ini mengatakan bahwa masih mungkin untuk membuat kasus COVID-19 global menjadi nol dan mempertahankannya, sampai tindakan intervensi tidak diperlukan lagi. Hingga saat ini, WHO hanya menyatakan satu penyakit manusia yang secara resmi bisa diberantas, yaitu cacar, seperti dilansir dari huffpost.com.

Berdasarkan sistem penilaian yang mereka kembangkan untuk pemberantasan, penelitian menemukan akan lebih sulit untuk memberantas COVID-19 daripada memberantas cacar, tapi pada akhirnya lebih mudah untuk memberantas COVID-19, daripada polio. Tantangan utama dalam memberantas COVID-19 secara global adalah membuat cukup banyak orang divaksinasi dan memastikan vaksin mengikuti perkembangan virus.

Hidup berdampingan dengan COVID-19

Ramai prediksi COVID-19 akan jadi endemi, ini rasanya hidup berdampingan dengan COVID-19 selamanya.
Ramai prediksi COVID-19 akan jadi endemi, ini rasanya hidup berdampingan dengan COVID-19 selamanya.

Ini tentu saja merupakan hambatan besar, tapi para peneliti berpendapat bahwa terlalu dini untuk menyerah. Sayangnya, sebagian besar peneliti juga berpikir bahwa varian Delta telah membuat kekebalan kelompok menjadi tidak mungkin.

Bahkan sebagian besar ahli di bidang kesehatan masyarakat dan epidemiologi benar-benar memahami bahwa pada titik ini, dengan penularan varian Delta dan seberapa lazim COVID-19, tetap kekebalan kelompok tidak mungkin lagi. Kita harus mencapai presentasi kekebalan publik yang sangat tinggi, yang kemungkinannya tidak mungkin untuk dicapai atau dipertahankan.

Tapi ada juga beberapa ahli yang percaya bahwa kita bisa mencapai titik di mana COVID-19 pada dasarnya gagal, karena semua orang telah divaksinasi atau tertular virus, memberikan beberapa tingkat kekebalan. Ada yang berpikir bahwa pada akhirnya COVID-19 akan sangat mirip dengan influenza, yang terus beredar di seluruh dunia, dan orang-orang akan membutuhkan booster secara teratur.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel