Diprotes Pemilik TPU, Kuburan Diduga Babi Ngepet Bakal Dipindah

Bayu Nugraha, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bangkai babi yang dipercaya sebagai jelmaan babi ngepet rencananya akan dipindahkan dari area Tempat Pemakaman Umum (TPU) ke lahan kosong yang lokasinya masih berada di wilayah Sawangan, Depok.

Itu lantaran pihak keluarga pemilik lahan TPU keberatan babi tersebut dikubur di lokasi dekat pemakaman warga setempat.

“Iya, yang punya nggak terima, katanya mau dipindahin,” kata mantan Ketua RW setempat, Hamdani, Rabu 28 April 2021.

Terkait hal itu, warga meminta waktu tiga hari untuk mencari solusi yang baik. “Iya kita minta waktu tiga hari buat rembukan dulu gitu,” ujarnya

Hamdani menuturkan, sejumlah warga setempat sampai saat ini masih percaya jika babi itu adalah jelmaan dari seseorang yang melakukan ritual ilmu hitam atau yang kerap disebut babi ngepet.

Keyakinan warga dilandasi beberapa faktor, di antaranya karena banyaknya uang warga yang hilang secara misterius. Bahkan, anak Hamdani mengalami sendiri peristiwa itu sebanyak tiga.

“Uang anak saya sendiri yang hilang. Pertama hilang Rp1 juta, kedua Rp1 juta, ketiga di dalam dompet Rp350 ribu,” jelasnya

Untuk diketahui, babi berwarna hitam yang ditangkap warga Kelurahan Bedahan itu akhirnya disembelih oleh warga setempat lantaran khawatir menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan.

Oleh pengurus lingkungan, kemudian disepakati jika babi itu dikubur tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak hanya itu, karena dipercaya berbau aliran ilmu hitam, maka babi tersebut tidak dikubur secara utuh, melainkan ditempatkan pada dua buah kotak berbeda pada satu lubang yang sama.

Baca juga: Geger Babi Ngepet di Depok, Ini Fakta yang Ditemukan Polisi