Dirawat 13 Hari Akibat COVID-19, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Sudah Boleh Pulang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Dirawat 13 hari akibat COVID-19, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito sudah boleh pulang ke rumah. Kabar menggembirakan ini disampaikan Wiku melalui unggahan akun Instagram pribadinya sore tadi, Jumat, 2 Juli 2021.

Wiku Adisasmito menjalani perawatan di RS Premiere Bintaro, Tangerang Selatan. Sejak terkonfirmasi positif COVID-19 pada 19 Juni 2021, Wiku lantas dirawat. Kondisi kesehatannya dalam keadaan baik.

Walau sudah diizinkan pulang oleh dokter, Wiku masih harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Hari-hari selama dirawat di rumah sakit, rupanya tetap membuat Wiku aktif. Ia berusaha menjawab pertanyaan media seputar isu terkini COVID-19.

Selanjutnya, dalam waktu dekat, Wiku juga akan mulai beraktivitas kembali memberikan perkembangan COVID-19 secara virtual. Berikut ini unggahan cerita Wiku Adisasmito dalam akun Instagram pribadinya, yang sudah diizinkan pulang setelah perawatan COVID-19:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Setelah hampir lebih dari satu tahun ikut serta dalam pengendalian COVID-19 secara langsung, tidak pernah terbayangkan oleh saya menjadi bagian dari salah satu penyintas COVID-19. Namun everything happened for a reason, blessings in disguise.

Selama masa perawatan, saya mendapatkan lebih banyak waktu istirahat yang sangat langka jika dibandingkan saat sehat. Selain itu, fase ini juga menjadikan saya lebih dekat dengan keluarga mendengarkan nasehatnya untuk beristirahat agar lekas sehat. Walaupun dalam proses perawatan, saya berusaha untuk tetap menjalankan pekerjaan yang bisa saya lakukan baik meeting virtual dengan Tim Pakar Satgas maupun menjawab pertanyaan media.

Alhamdulillah, setelah selama 13 hari saya dirawat di rumah sakit setelah positif terinfeksi Covid-19, maka pada hari ini saya sudah diizinkan oleh tim dokter untuk pulang kembali ke rumah untuk melanjutkan isolasi mandiri.

Saat ini, kondisi kesehatan saya sudah sangat membaik. Saya berterima kasih kepada tim dokter dan tenaga kesehatan yang telah melakukan perawatan kepada saya dengan sangat baik dan cermat.

Saya berharap apa yang saya alami, termasuk setelah didiagnosis terserang virus bervarian delta dapat memberikan pembelajaran bagi masyarakat. Upaya pencegahan COVID-19 tidak terkotak-kotakkan, lebih ampuh bila protokol kesehatan dan vaksinasi dijalankan selaras.

Selanjutnya, selama masa isolasi mandiri di rumah, saya akan mulai beraktivitas kembali secara virtual untuk memberikan update terkait dengan isu penanganan Covid-19 di tingkat nasional serta isu-isu relevan lainnya kepada rekan-rekan media. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah memberikan dukungan kepada saya selama masa pemulihan.

Terima kasih.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Wiku Adisasmito Berterima Kasih kepada Dokter

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan hingga saat ini, pengobatan COVID-19 masih dalam tahap pengembangan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (1/6/2021). (Tim Komunikasi Satgas COVID-19/Marji)
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan hingga saat ini, pengobatan COVID-19 masih dalam tahap pengembangan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (1/6/2021). (Tim Komunikasi Satgas COVID-19/Marji)

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Wiku Adisasmito juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan perawat. Ia turut bersimpati terhadap peran tenaga kesehatan yang tak lelah merawat pasien COVID-19.

"Perawatan secara keseluruhan dari dokter di RS Premiere Bintaro, saya berterima kasih kepada dokter. Sudah 13 hari saya dirawat, yang mana 10 hari saya diinfus, dikasih perawatan terbaik, obat terbaik, dan advice (saran) terbaik," ucap Wiku sembari tersenyum.

"Simpati dari saya kepada semua nakes di sini mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) dan berisiko (terpapar COVID-19. Apalagi saya positif dan dekat dekat seperti ini."

Kabar baik juga, dokter yang merawat Wiku pun tidak ada yang tertular COVID-19.

"Dokter juga menangani sampai saat ini tidak tertular. Alhamdulillah, APD ini sebagai bentuk proteksi nakes. Terima kasih kepada seluruh dokter dan perawat di sini," tutup Wiku, yang juga Koordinator Tim Pakar Satgas.

Infografis Pedoman Isolasi Mandiri Pasien Tanpa Gejala Covid-19

Infografis Pedoman Isolasi Mandiri Pasien Tanpa Gejala Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Pedoman Isolasi Mandiri Pasien Tanpa Gejala Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel