Direktur BIN Dilantik Jadi Pj Bupati Pidie, Ini Penjelasan Gubernur Aceh

Merdeka.com - Merdeka.com - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, melantik Wahyudi Adisiswanto sebagai Penjabat Bupati Pidie. Wahyudi sebelumnya merupakan Direktur Perencanaan Pengendalian Kegiatan dan Operasi Badan Intelijen Negara (BIN).

Pelantikan Wahyudi disebut-sebut bukan merupakan usulan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie. Pihak legislatif sebelumnya mengusulkan tiga nama Penjabat Bupati kepada Kemendagri, yakni Kepala Inspektorat Aceh Jamaluddin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh Muhammad Adam dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya Muhammad Diwarsyah.

Namun Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, mengatakan penjabat Bupati yang dilantik ini telah dipilih sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian.

"Juga telah melalui pertimbangan yang matang, termasuk pertimbangan soal kompetensi, kinerja dan juga persyaratan administrasi lainnya," kata Marzuki, Selasa (19/7).

Pelantikan tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (18/7) kemarin. Wahyudi Adisiswanto dilantik bersama Pj Bupati Aceh Jaya, Nurdin.

Nurdin sebelumnya menjabat Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi di Kementerian Dalam Negeri. Ia menggantikan kepemimpinan Teuku Irfan TB.

Dalam kesempatan tersebut, Marzuki menyampaikan sejumlah pesan penting kepada kedua penjabat kepala daerah tersebut. Pertama, ia meminta para penjabat bupati benar-benar menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

Kedua, ia berharap mereka segera mengkoordinasikan program pembangunan daerah, agar sejalan dengan program provinsi dan nasional.

"Ketiga, sesegera mungkin membangun hubungan dan komunikasi yang positif dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah yang saudara pimpin," pungkas Achmad Marzuki. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel