Direktur IPO ingatkan besarnya potensi capres dan pemilih perempuan

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengingatkan besarnya potensi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden perempuan hingga pemilih perempuan di Indonesia.

Dalam diskusi Polemik MNC Trijaya yang diikuti di Jakarta, Sabtu, dia mencontohkan tokoh nasional Puan Maharani sebagai tokoh lama perempuan dalam kontestasi nasional.

"Pernah menjadi menteri dan sekarang ketua DPR RI, satu-satunya perempuan politik di Indonesia," jelasnya.

Dia juga menilai upaya cukup bagus saat Partai Perindo mencalonkan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, sebagai salah satu calon perempuan dalam Pemilu 2024.

Selain itu, Partai Golkar juga memiliki tokoh perempuan Airin Rachmi Diany yang sukses memimpin Kota Tanggerang Selatan selama dua periode.

Baca juga: Survei IPO: 43 persen pemilih belum tahu jadwal Pemilu 2024

Baca juga: Survei Indometer: Elektabilitas Prabowo dan Gajar terus bersaing ketat

"Sementara partai lain, nyaris tidak punya. Ini menarik, bahkan semua partai politik, mereka fokus kepada pemilih milenial," jelasnya.

Terkait pemilih perempuan, Dedi mengatakan jumlahnya cukup banyak dan mempunyai antusias datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

"Memang pemilih milenial itu banyak, tetapi berapa banyak mereka yang datang ke TPS. Tidak banyak, tetapi pemilih perempuan mereka lebih antusias," katanya menegaskan.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pemilu Perindo Ferry Kurnia mengatakan masukan itu menjadi catatan penting untuk melakukan perbaikan yang lebih baik kedepannya.

"Ini menarik seperti figur alternatif seperti Angela Tanoesoedibjo," ujarnya.

Baca juga: Survei LSI: Ganjar Pranowo capres unggulan di Jatim

Survei IPO merilis hasil survei nasional pemetaan skema pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

Dalam survei itu terdapat pasangan calon yang menempatkan tokoh perempuan yakni Puan Maharani dan Erick Thohir yang mendapatkan 14,6 persen suara responden. Kemudian, Puan Maharani disandingkan dengan Sandiaga Uno mendapatkan 7,4 persen. Lalu, Puan Maharani dan Ganjar Pranowo mendapatkan 26,8 persen, hingga Agus Harimurti Yudhoyono disandingkan dengan Angela Tanoesoedibjo mendapat 4,8 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel