Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri Jelaskan 5 Keputusan Rapat AFC

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri telah mengikuti AFC Technical Committe Meeting, Senin kemarin (9/11/2020).

Teknikal Meeting AFC yang digear secara virtual ini, dihadiri seluruh anggota komite Teknik AFC termasuk Ketua Komite Teknik AFC Kohzo Tashima, Direktur Teknik AFC, Andy Roxburg dan Sekjen AFC, Dato’ Windsor John.

Dalam rapat ini, AFC membahas untuk tetap memajukan sepak bola walaupun dalam situasi pandemi Covid-19. Beberapa pembatalan turnamen acara sepak bola di AFC tidak boleh menjadi penghalang untuk memajukan sepak bola.

Indra mengatakan kalau rapat berjalan dengan lancar, serta pihak PSSI juga memberikan saran dan masukan terkait situasi seoak bola di Indonesia saat ini serta terdapat lima keputusan dari rapat tersebut.

“Rapat berjalan lancar dan kami tadi memberikan masukan atau saran terkait perkembangan situasi sepak bola di Indonesia saat ini. Terdapat lima keputusan dari rapat tersebut,” kata Indra Sjafri.

“Kelima keputusan itu adalah pergantian musim Liga Champions Asia (Proposal dari Asosiasi Sepak Bola Jepang), pertimbangan ulang dari Pengakuan Pengalaman dan Kompetensi Saat ini (RECC), regulasi dan panduan yang direvisi untuk piagam AFC Grassroots dan Youth Scheme AFC Elite, " katanya.

"Kemudian ada pembentukan panel pendidikan pelatih AFC Baru, AFC Grassroots Panel dan AFC Youth Panel, dan kursus pelatihan khusus AFC,” tambah Indra Sjafri dilaman resmi PSSI.

Tidak Menurunkan Standar

Indra Sjafri resmi menangani Timnas Indonesia U-19 usai menandatangani kontrak selama satu tahun, Selasa (31/1/2017). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)
Indra Sjafri resmi menangani Timnas Indonesia U-19 usai menandatangani kontrak selama satu tahun, Selasa (31/1/2017). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Lebih lanjut, hal terpenting bagi Indra adalah soal kepelatihan. Ia juga tak lupa untuk memberikan masukan terkait dengan kursus pelatih yang tidak boleh menurunkan standar sertifikasi atau lisensi pelatih kepada AFC.

Karena menurutnya, kualifikasi pelatih yang kompeten sangat dibutuhkan untuk melindungi pemain, serta dapat membuat perkembangan yang signifikan kepada pemain.

“Direktur Teknik AFC, Andy Roxburg mengatakan bahwa selain pelatih kepala dan asisten pelatih yang harus memiliki lisensi yang mumpuni, namun juga kompenen kepelatihan lainnya seperti pelatih kiper dan fisik. Pengalaman memang penting, tapi terkadang pengalaman saja tidak cukup, butuh lisensi yang sesuai standart AFC. Ini berlaku untuk pelatih lokal maupun asing. Khusus pelatih asing di Indonesia kami harus punya sertifikat atau lisensi yang diakui oleh AFC,” jelas Indra.

Penulis : Ray Kevin Agape

Simak Video Menarik Berikut Ini