Direktur Wilmar Cahaya Indonesia Beli Saham CEKA

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktur produsen makanan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) Hairuddin Halim membeli sebanyak 42.200 lembar saham CEKA di harga Rp 1.780 dan di Rp 1.845 per saham dalam tiga hari yang berbeda.

Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Hairuddin melalui keterbukaannya ke regulator, PT Bursa Efek Indonesia, yang dipublikasikan pada Kamis. 21 Oktober 2021.

Pembelian pertama atas saham CEKA dilakukan pada 12 Oktober 2021 sebanyak 36.400 saham. Selanjutnya pada 15 Oktober 2021, Hairuddin membeli sebanyak 1.300 saham CEKA. Terakhir, pada 19 Oktober 2021, Hairuddin membeli sebanyak 4.500 saham CEKA.

Namun, dia tidak merinci berapa nilai pembelian masing-masing saham tersebut secara total per harinya. Dia juga tidak menjelaskan dari pihak mana dia membeli saham tersebut.

"Pembelian saham ini untuk investasi, yang dilakukan secara langsung," kata dia.

Sebelum pembelian saham oleh Hairuddin, saham Wilmar Cahaya Indonesiadimiliki oleh PT Sentratama Niaga Indonesia sebanyak 87,02 persen. Sementara sisanya 12,98 persen merupakan saham publik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham CEKA

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan Kamis, 21 Oktober 2021, saham CEKA ditutup di Rp 1.820 per saham, turun Rp 10 dibandingkan harga penutupan perdagangan pada Selasa,19 Oktober 2021 sebesar Rp 1.830 per saham.

Saham CEKA dibuka stagnan Rp 1.830 per saham. Saham CEKA berada di level tertinggi Rp 1.840 dan terendah Rp 1.815 per saham. Total frekuensi perdagangan 61 kali. Total volume perdagangan 502. Nilai transaksi Rp 91,4 juta.

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel