Dirjen: Angkutan laut di Merauke terkendali

·Bacaan 2 menit

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha mengatakan angkutan laut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Pelabuhan Merauke, Papua, berlangsung aman, selamat, sehat dan terkendali.

"Di Pelabuhan Merauke, tidak terlihat adanya penumpukan penumpang menjelang hari Natal. Para petugas di lapangan sangat sigap dan bersinergi, baik KSOP Merauke, TNI/Polri, PT. Pelindo, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Satgas Covid 19, Pemda setempat dan juga PT. Pelni yang bersama-sama memastikan kelancaran pelayanan penumpang di Pelabuhan Merauke," kata Arif dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Saat meninjau penanganan penumpang kapal di Pelabuhan Merauke, ia juga berkesempatan mengecek penanganan dan pengendalian COVID-19 di Pelabuhan Merauke dan mengapresiasi para petugas yang telah tegas dan menerapkan secara ketat protokol kesehatan agar penyebaran pandemi dapat ditekan.

"Perketat protokol kesehatan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 khususnya memaksimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi," ujar Arif.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke, Turki RK Sully mengatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang Natal namun semua penumpang dapat terangkut dan tidak ada penumpukan penumpang.

Tercatat, sebanyak total 1.641 orang penumpang naik dari Pelabuhan Merauke pada tanggal 17-24 Desember 2021. Terbanyak adalah para penumpang tujuan Kimmam dengan kapal KMP. Muyu berjumlah 602 orang. Selanjutnya, sebanyak 556 orang penumpang menggunakan kapal KM. Leuser tujuan Timika.

"Sejauh ini, para penumpang sangat kooperatif, protokol kesehatan dijalankan dengan baik, tidak ada penumpukan penumpang serta kapal tidak kelebihan kapasitas. Semua terkendali, cuaca juga bagus dan bersahabat untuk berlayar," tutup Turki.

Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut membuka Posko angkutan laut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang telah dimulai sejak tanggal 17 Desember 2021-8 Januari 2022 di 51 pelabuhan pantau.

Selain itu, pemantauan pelaksanaan angkutan laut juga dilakukan secara langsung dengan mengirimkan para pejabat kantor pusat ke lapangan agar kondisi dan permasalahan yang terjadi di wilayah pemantauan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara tepat sesuai Instruksi Menhub No. IM 10 Tahun 2021 tentang Monitoring Pengaturan dan Pengendalian Transportasi selama Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 pada Masa Pandemi COVID-19.

Baca juga: Kemenhub pantau angkutan laut di Jayapura
Baca juga: H-1 Natal, 51 pelabuhan tercatat aman dan terkendali
Baca juga: Pelni perkirakan kenaikan penumpang 5,8 persen selama Natal-Tahun Baru
Baca juga: Kemenhub siapkan 1.293 kapal angkut 3,4 juta penumpang selama Natal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel