Dirjen Pajak : Kami Tahu Jaringan Mafia Pajak

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmani mengaku sudah mengetahui jaringan oknum mafia Pajak yang kerap bermain. Ia menyatakan tinggal menunggu bukti untuk menangkap para oknum tersebut.

"Kami sudah tahu jaringannya. Tapi memang hanya segelintir orang, butuh bukti," kata Fuad seusai acara pelantikan 16 pejabat eselon II Pajak, di kantor Pusat Ditjen Pajak, Kamis, 16 Agustus 2012.

Fuad meminta agar masyarakat ikut membantu lembaganya dalam memberantas mafia pajak. Dia mengaku kerap mendapatkan laporan adanya oknum di lembaganya dari masyarakat. Fuad juga menegaskan tidak akan mengurangi intensitas dalam melakukan penertiban oknum pegawai pajak.

"Masyarakat jangan berhenti membantu. Pokoknya kalau ada yang nakal kami tangkap. Kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan, dan Kepolisian akan terus dilakukan," katanya.

Citra Direktorat Jenderal Pajak terus tercoreng menyusul ditangkapnya beberapa oknum mafia dalam lembaga itu. Gayus Tambunan, Dhana Widyatmika, dan Tommy Hendratno merupakan beberapa yang berhasil ditangkap karena menerima suap.

Fuad menyatakan para oknum itu sebenarya hanya sebagian kecil dari total 32 ribu pegawai pajak. Menurut dia, mafia pajak bukan hanya ada di lingkungan lembaganya, tapi juga ada di oknum Wajib Pajak yang melakukan menyuapan. "Banyak WP yang nakal dan mengelabui kita agar tidak membayar pajak. Makanya mereka juga harus ditangkap," katanya.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta agar Direktorat Jenderal Pajak terus melakukan pembenahan untuk meyakinkan publik jika pengelolaan keuangan dilakukan dengan profesional. Ia menyatakan Dirjen Pajak harus berani melakukan perbaikan sistem.

"Yang tidak benar dan melakukan pelanggaran harus ditindak. Upaya itu akan terus dilakukan sepanjang periode," kata Agus.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...