Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Diganti

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian, Senin, melantik Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang baru, Syukur Iwantoro, menggantikan pejabat lama, Prabowo Respatiyo Caturoso, yang baru memangku jabatan tersebut selama sekitar satu tahun.

Prabowo selanjutnya diminta menempati posisi sebagai Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian pada Kementerian Pertanian yang sebelumnya dijabat Syukur.

Saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan di kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Suswono mengatakan penggantian tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja.

"Ada evaluasi setiap enam bulan, dan kelihatannya yang mendesak perlu perbaikan adalah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan," katanya.

Suswono meminta Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang baru melakukan upaya-upaya terobosan untuk mencapai target swasembada daging pada 2014.

Dia meminta Dirjen yang baru memperkuat rencana pencapaian target swasembada daging dengan menetapkan target terukur per satuan waktu, menetapkan arah program, serta mengorganisasi dan mengatur keterlibatan pemangku kepentingan terkait.

"Saya juga minta segera dilakukan konsolidasi internal supaya ada kekompakan antar direktorat karena saya masih menjumpai ketidaksinkronan," katanya.

Prabowo mulai menjabat sebagai Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kementerian Pertanian pada November 2010.

Selama memangku jabatan, Prabowo dikabarkan antara lain mengungkap beberapa penyimpangan dalam kegiatan impor daging sapi.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.