Dirumahkan karena Melahirkan Anak Kedua, Cintaku Tetap Utuh untuk Keluarga

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Kita semua pernah punya pengalaman atau kisah tentang cinta. Kita pun bisa memaknai arti cinta berdasarkan semua cerita yang pernah kita miliki sendiri. Ada tawa, air mata, kebahagiaan, kesedihan, dan berbagai suka duka yang mewarnai cinta. Kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Februari 2021: Seribu Kali Cinta ini menghadirkan sesuatu yang baru tentang cinta. Semoga ada inspirasi atau pelajaran berharga yang bisa dipetik dari tulisan ini.

***

Oleh: N

Time flies so fast!

Benar, tidak terasa kita sudah dalam masa pandemi selama satu tahun lebih. Banyak cerita yang menguras air mata untuk sebagian besar orang. Bisnis yang terpaksa harus gulung tikar, merumahkan karyawan atau dirumahkan perusahannya, perceraian karena faktor ekonomi, bahkan kehilangan keluarga, kerabat dan teman karena Covid-19. Salah satu yang memiliki kisah sedih itu adalah saya.

Melahirkan adalah sebuah momen yang membahagiakan bagi setiap orang. Kehadiran buah hati menjadi atmosfer baru dalam sebuah keluarga, baik untuk anak pertama, kedua dan seterusnya. Begitu pula dengan keluarga saya, kehadiran buah hati yang kedua menjadi hal yang ditunggu karena sudah 5 tahun sejak anak pertama lahir kami dikaruniai anak kedua.

Pandemi juga mempengaruhi kehidupan ekonomi keluarga saya, karena suami terpaksa dirumahkan dan belum mendapat pekerjaan yang layak sehingga dengan kondisi hamil saya bertahan di perusahaan Biro Perjalanan Wisata tempat saya bekerja selama 5 tahun terakhir.

Suka duka sebagai staf customer service sudah menjadi makanan sehari-hari saya. Karena biro jasa, tentu saja semua penilaian dari customer bersifat subyektif. Kalau customer yang pengertian dan baik, feedbacknya luar biasa, bisa seperti saudara sendiri sedangkan saat bertemu customer yang super cerewet ya harus siap juga menjalani tugas. Semua saya jalani dengan bahagia karena menurut saya passion saya memang public service.

Mencurahkan Waktu Sepenuhnya untuk Buah Hati Tercinta

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/sutlafk
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/sutlafk

Jatuh bangun perusahaan sudah saya saksikan sendiri, bahkan 3 tahun berturut-turut yaitu tepatnya tahun kedua, ketiga, keempat saya selalu mendapatkan reward sebagai salah satu karyawan terbaik. Tentu saja saya semakin menyukai pekerjaan ini. Oleh sebab itu, saya tetap bertahan saat pandemi dan dalam kondisi hamil untuk terus memberikan kontribusi pada perusahaan meskipun terjadi pemotongan gaji untuk seluruh karyawan karena dampak pandemi.

Pada akhirnya, di bulan pertengahan bulan Desember 2020, saya melahirkan anak kedua dengan lancar, saat itu perusahaan masih mencatat sebagai cuti melahirkan hingga pada akhirnya bulan Januari 2021 dinyatakan sebagai karyawan yang dirumahkan. Sedih pasti, tapi saya tetap bersyukur karena dengan demikian bisa menemani si kecil yang saat ini sudah menginjak 2,5 bulan juga membersamai kakaknya yang selama ini sudah saya tinggal bekerja 6 hari dalam seminggu.

Memang saat pandemi seperti ini, mencari uang menjadi suatu tantangan tersendiri, tetapi saya juga menyadari bahwa waktu bersama si kecil juga tidak akan pernah terulang lagi. Saya bisa memberikan perhatian lebih pada anak karena uang masih bisa dicari dengan berbagai upaya, seperti berjualan online maupun mengembangkan hobi lama saya, seperti saat ini yaitu menulis.

Ibu mencintaimu, anak-anakku.

Dan untuk anak keduaku, meskipun dunia melihat kamu sebagai salah satu penyebab dirumahkan bagi ibu kamu penyelamat ibu dari rutinitas yang tidak ada habisnya. Satu miliar cinta untukmu.

#ElevateWomen