Dirut BRI Janjikan Pertumbuhan Bisnis yang Stabil Lewat Holding Ultra Mikro

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menggelar rights issue dan berhasil mengumpulkan dana segar Rp 96 triliun. Dalam aksi korporasi ini perseroan menerbitkan saham baru sebanyak 28,2 miliar saham.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, BRI berjanji kepada pemegang saham untuk memberikan pertumbuhan bisnis yang stabil melalui Holding Ultra Mikro. Untuk diketahui, rights issue BRI sangat diminati investor terlihat dari penawaran yang oversubscribe 1,53 persen.

“Sehingga bagi publik, pasti akan menikmati peningkatan, seluruh proses peningkatan ekonomi value yang dibentuk oleh ekosistem ini,” ujarnya dalam acara IDX Opening Bell : Right Issue BRI, Rabu (29/9/2021).

Sunarso pun berterimakasih kepada para investor yang mempercayai BRI sebagai tempat untuk menumbuh kembangkan investasi. Hal ini, lanjut dia, akan menggairahkan situasi yang penuh tantangan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita rasanya seperti kaya dapat angin segar, udara segar kemudian untuk tetap optimis bahwa ekonomi kita akan bisa bangkit dan dipercaya pula oleh investor baik domestik maupun global. Kami komit untuk memenuhi aspirasi ini,” tutupnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terbesar

Dirut BEI Inarno Djajadi pada acara IDX Opening Bell: Rights Issue BRI, Rabu (29/9/2021) (Dok: tangkapan layar/Pipit R)
Dirut BEI Inarno Djajadi pada acara IDX Opening Bell: Rights Issue BRI, Rabu (29/9/2021) (Dok: tangkapan layar/Pipit R)

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyebut, rights issue BRI tercatat terbesar di Indonesia. Ini juga menjadi tertinggi di kawasan Asia Tenggara serta menduduki peringkat ketiga tertinggi di Asia dan masuk tujuh besar di seluruh dunia sejak 2009.

"Saya mau wakili Bursa Efek Indonesia mengucapkan selamat atas right issue PT Bank Rakyat Indonesia yang telah diperdagangkan sejak 13 September 2021 lalu. Right issue ini mencatatkan sejarah baru dalam pasar modal Indonesia. Di mana dengan jumlah yang telah diperdagangkan mencapai 28,2 miliar saham dan nilai transaksi mencapai triliun," kata dia.

Inarno mengatakan, rights issue BRI ini tentu menjadi suatu pencapaian yang sangat membanggakan terutama di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi Covid-19. Ini membuktikan bahwa antusiasme masih sangat tinggi dari para investor, baik asing maupun lokal serta merupakan bukti dunia luar masih percaya akan prospek ekonomi Indonesia saat ini.

"Semoga dengan dana yang dihimpun dari rights issue ini Perseroan dapat lebih mengembangkan ekosistem ultra mikro untuk mengakselerasi ekonomi kerakyatan demi mencapai kesejahteraan bersama," katanya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel