Dirut Bumi Meninggal, Rizal Ramli Cerita Melobi dan Konvoi Celurit

·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terpopuler kanal News-Trend di VIVA sepanjang hari pada Minggu, 4 Juli 2021 diwarnai dengan sejumlah berita penting dan juga menarik. Berita Dirut PT Bumi Resources meninggal paling banyak diklik pembaca di kanal News. Sementara itu ada juga berita soal cerita Rizal Ramli melobi Jokowi dan Luhut Pandjaitan.

Jangan ketinggalan, langsung cek berita yang bertabur pembaca dalam Round Up berikut ini.

1. Dirut Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia

Direktur Utama (Dirut) PT Bumi Resources Tbk Saptari Hoedaja meninggal dunia pada Minggu, 4 Juli 2021. Dia meninggal di RS MMC Jakarta pada pukul 08.41 WIB. Kabar duka ini dibenarkan oleh pihak Bumi Resources.

Saptari Hoedaja lahir di Jakarta pada 30 Mei 1959. Tutup usia pada 62 tahun. Saptari Hoedaja menjadi Dirut PT Bumi Resources sejak tahun 2001. Kemudian pada tahun 2011 dia juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Arutmin dan PT Kaltim Prima Coal.

Selain itu didapuk juga menjadi Presiden Komisaris PT Energi Mega Persada Tbk dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. Baca berita lengkapnya di tautan ini.

2. Cerita Rizal Ramli Lobi Jokowi-Luhut untuk Tak Penjarakan Rachmawati

Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli sangat berduka cita atas meninggalnya putri Presiden Soekarno (Bung Karno), Diah Pramana Rachmawati Soekarno alias Rachmawati Soekarnoputri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pada Sabtu, 3 Juli 2021. Sebab, Rizal Ramli menganggap Rachmawati seperti kakak beradik.

"Saya sangat dekat, kayak adik kakak, suka diskusi, bercanda dan bahkan ledek-ledekan. Mbak Rachma sosok yang kritis, berani dan tabah," kata Rizal Ramli melalui keterangannya. Baca berita lengkap di sini.

3. PPKM Darurat, Gerombolan Pemuda Ini Malah Konvoi Motor Bawa Celurit

Segerombolan anak muda diamankan oleh aparat kepolisian dari Jajaran Unit 2 Satuan Patroli dan Pengawalan (Satpatwal) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya di Jalan Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat, Minggu dini hari, 4 Juli 2021.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Para pemuda ini tertangkap karena membawa senjata tajam saat mengendarai sepeda motor.

Kanit 2 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Harnas Prihandito mengatakan, para pemuda ini berjalan bergerombol menggunakan sepeda motor. Mereka diikuti oleh aparat dari arah Cempaka Putih, melewati Jalan Letjen Suprapto ke arah Simpang Lima Senen dan berhasil dihentikan di depan jalur perlintasan kereta di jalan tersebut. Berita lanjutannya klik tautan ini.

4. PPKM, Resto di Semarang Hanya Boleh Take Away hingga Pukul 8 Malam

Pada pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Semarang pada hari Minggu, 4 Juli 2021 terpantau jalan-jalan protokol di Semarang ditutup untuk umum. Polisi tampak berjaga-jaga di lokasi penutupan jalan. Antara lain di kawasan Simpang Lima, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan, dan Jalan Imam Barjo.

Namun begitu tampak di beberapa tempat masih terlihat sejumlah pelanggaran terutama di warung makan. Warga masih terpantau menikmati makanan langsung di warung makan. Padahal aturan PPKM darurat hanya memperbolehkan beli makanan di warung maupun restoran atau resto dibungkus atau take away. Untuk tahu lengkapnya ada di link berikut.

5. Buntut Faskes Kolaps, 265 Pasien COVID-19 Meninggal saat isoman

Berdasarkan hasil penelusuran tim LaporCovid19 di sosial media Twitter, berita online, dan laporan langsung warga ke LaporCovid-19, mereka mendapati sedikitnya ada 265 korban jiwa yang meninggal dunia positif COVID-19 dengan kondisi sedang isolasi mandiri di rumah, saat berupaya mencari fasilitas kesehatan, dan ketika menunggu antrean di IGD Rumah Sakit. Kematian di luar fasilitas kesehatan ini terjadi hanya selama bulan Juni 2021 hingga 2 Juli 2021.

"Lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air telah meningkatkan kematian. Selain pasien yang meninggal selama perawatan di RS, banyak masyarakat melaporkan kematian anggota keluarga atau rekan mereka di rumah saat menjalani isolasi mandiri. Fenomena ini menjadi potret nyata kolapsnya fasilitas kesehatan yang menyebabkan pasien COVID-19 kesulitan mendapatkan layanan medis yang layak. Situasi ini diperparah oleh komunikasi risiko yang buruk, yang menyebabkan sebagian masyarakat menghindari untuk ke RS dan memilih isolasi mandiri," ujar salah satu anggota tim LaporCovid19, Said Fariz Hibban dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 3 Juli 2021. Jangan ketinggalan klik di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel