Dirut Garuda Indonesia Terkonfirmasi Positif COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Irvan Setiaputra terkonfirmasi positif COVID-19. Ia menyatakan, kondisinya aman.

"Benar (positif COVID-19,red)." ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat, Sabtu (26/6/2021).

Ia menuturkan, kondisinya aman dan sudah menjalani vaksinasi COVID-19. Irfan pun meminta doa untuk kesembuhan. "InsyaAllah aman. Sudah divaksin. Mohon doanya yah," ujar dia.

Sebelumnya, Pemerintah melaporkan terdapat 21.095 kasus baru COVID-19 di Indonesia, Sabtu, 26 Juni 2021. Dengan penambahan kasus tersebut, total kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 2.093.962.

Penambahan kasus baru itu didapat dari pemeriksaan terhadap 135.634 spesimen dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penambahan kasus positif tertinggi ditemukann di DKI Jakarta sebanyak 9.271.

DKI Jakarta Sentuh 9.271 Kasus Baru COVID-19

Ilustrasi Pandemi Covid-19 Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Pandemi Covid-19 Credit: pexels.com/cottonbro

Sebelumnya, data harian sebaran COVID-19 per 26 Juni 2021 menunjukkan bahwa DKI Jakarta menjadi penyumbang tambahan kasus Corona tertinggi yakni mencapai 9.271 kasus.Sedang, kasus sembuh yang dilaporkan provinsi tersebut sebanyak 2.725. Selain DKI Jakarta, 4 provinsi lain yang menyumbang kasus baru terbanyak secara berurutan dari yang paling tinggi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

-Jawa Barat hari ini melaporkan 3.787 kasus baru dan 1.196 pasien sembuh.

-Jawa Tengah 2.305 kasus positif baru dan 569 sembuh.

-Jawa Timur 989 kasus baru dan 578 orang sembuh.

-DI Yogyakarta 782 kasus baru dan 233 sembuh.

Total kasus baru hari ini adalah 21.095 sehingga akumulasi kasus positif COVID-19 hingga 26 Juni 2021 adalah 2.093.962.

Kenaikan juga terjadi pada kasus meninggal yakni sebanyak 358 sehingga akumulasi pasien meninggal menjadi 56.729.

Sedang, total pasien sembuh hari ini adalah 7.396 sehingga akumulasi pasien sembuh menjadi 1.842.457.

Kasus aktif juga bertambah sebanyak 13.341, angka tersebut turut menambah akumulasi kasus aktif menjadi 194.776.

Data tersebut juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 135.634 dan suspek sebanyak 129.071.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel