Disclaimer Adalah Penolakan Terhadap Sesuatu, Pahami Definisi dan Fungsinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Disclaimer adalah penolakan atau pernyataan bahwa Anda tidak bertanggung jawab terhadap sesuatu. Dengan kata lain, disclaimer adalah pernyataan formal yang menyatakan bahwa Anda tidak mempunyai keterlibatan langsung dan tidak bertanggung jawab atas suatu hal.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, disclaimer adalah penolakan atau pernyataan yang menyangkal sesuatu, teruata tanggung jawab. Istilah ini sering kali digunakan untuk melindungi anda dari tindakan hukum.

Bagi sebuah bisnis, disclaimer dimaksudkan untuk melindungi diri Anda maupun bisnis Anda dari tindakan hukum dan klaim kewajiban tertentu. Dimaksudkan kedepannya tidak ada klaim maupun kritik dari konsumen.

Berikut ini ulasan mengenai definisi disclaimer beserta fungsi dan contohnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (10/1/2022).

Definisi Disclaimer

Ilustrasi berkata tidak, menolak. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)
Ilustrasi berkata tidak, menolak. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Dikutip dari Cambridge dictionary, pengertian disclaimer adalah pernyataan formal yang menyatakan bahwa Anda tidak mempunyai keterlibatan langsung dan tidak bertanggung jawab atas suatu hal. Contoh sederhananya yaitu Anda memiliki produk kecantikan yang bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Namun, produk kecantikan itu tidak menjamin dapat menghilangkan jerawat pada semua kulit. Jika informasi tersebut terbukti tidak akurat atau mungkin ternyata merusak dalam beberapa hal, maka anda bisa menghadapi tuntutan hukum. Untuk itu, dalam kemasan produk kecantikan dapat diberikan disclaimer.

Sementara bagi website bisnis, pengertian disclaimer adalah salah satu elemen penting untuk membuat web Anda terkesan lebih profesional. Pasalnya, disclaimer bisa jadi sarana untuk membuktikan bahwa perusahaan Anda patuh hukum, serta merupakan pemegang hak cipta dari keseluruhan konten yang dipublikasikan di situs tersebut.

Fungsi Disclaimer

Ilustrasi hukum | Pixabay
Ilustrasi hukum | Pixabay

Adapun beberapa fungsi dasar dari disclaimer adalah sebagai berikut:

1. Mencegah Tuntutan Pelanggan

Salah satu fungsi dari disclaimer adalah mencegah terjadinya tuntutan hukum terhadap perusahaan Anda ketika terjadi sesuatu pada konsumen. Dengan kata lain, pernyataan disclaimer juga dapat menghalangi keinginan pelanggan untuk mencari kompensasi hukum dari perusahaan Anda.

2. Membantu Anda ”Menang” di Mata Hukum

Jika Anda berada dalam situasi yang tidak menguntungkan karena tuntutan konsumen dibawa ke meja hijau, disclaimer bisa jadi salah satu alat bukti untuk membantu Anda terbebas dari tanggung jawab dan penuntutan tersebut.

3. Mengurangi Tanggung Jawab

Sebenarnya, tidak ada disclaimer yang sepenuhnya dapat melindungi produk atau layanan bisnis Anda dari tuntutan konsumen. Namun dalam hal ini, disclaimer setidaknya berfungsi untuk mengurangi tanggung jawab Anda untuk mengganti rugi apa yang dialami konsumen. Misalnya, Anda sudah mencantumkan disclaimer bahwa produk Anda tidak cocok untuk kulit yang sensitif. Salah satu konsumen yang memiliki kulit sensitif ternyata memaksakan untuk menggunakan produk Anda. Di sini, perusahaan Anda mempunyai wewenang untuk tidak bertanggung jawab atas apa yang dialami konsumen tersebut karena terjadi di luar kuasa Anda.

4. Terlihat Profesional

Disclaimer memberikan kesan profesional kepada produk dan layanan yang Anda tawarkan. Tak hanya itu, bisnis Anda juga akan dipandang patuh hukum oleh para konsumen.

Cara Membuat Disclaimer pada Produk

ilustrasi produk skincare. /pexels
ilustrasi produk skincare. /pexels

Berikut ini terdapat beberapa cara membuat disclaimer pada produk dengan baik dan benar, yaitu:

1. Jelaskan Detail Produk atau Layanan Anda

Cara membuat disclaimer pada produk yang pertama adalah pastikan jika Anda menjelaskan produk atau layanan bisnis secara detail. Contohnya adalah dengan menambahkan keterangan mendetail bahwa produk atau layanan tersebut bagus digunakan untuk siapa dan tidak disarankan untuk siapa. Sampaikan juga bahwa Anda tidak bertanggung jawab atas apapun yang terjadi di luar kuasa Anda, terutama jika konsumen tetap melakukan hal yang sudah Anda tulis dalam disclaimer.

2. Sampaikan Bahwa Anda Adalah Pemilik Hak Cipta Produk atau Layanan Anda

Cara membuat disclaimer pada produk yang selanjutnya adalah disclaimer harus mencerminkan bahwa Anda adalah pemegang hak cipta sah dari semua materi bisnis Anda. Artinya, orang lain tidak dapat menggunakan, menduplikasi, menerbitkan, atau mencetak ulangnya tanpa persetujuan tertulis dari Anda.

3. Berhak Mengganti Informasi di Situs Bisnis Anda

Cara membuat disclaimer pada produk yang selanjutnya, jelaskan bahwa Anda sewaktu-waktu dapat mengubah konten produk atau layanan Anda. Misalnya adalah dengan menghapus atau menambah informasi, syarat dan ketentuan penggunaan, dan hal-hal penting lainnya.

Beberapa Contoh Kalimat Disclaimer

Berikut ini terdapat beberapa contoh kalimat disclaimer adalah:

1. Setiap testimoni dari contoh produk dan layanan kami, tidak boleh dianggap sebagai jaminan bahwa Anda akan mencapai hasil yang sama atau serupa dengan yang lain.

2. Pastikan Anda tidak memiliki kulit yang sensitif jika mempercayakan produk kecantikan dari kami.

3. Kami hanya menjual baju dengan ukuran all size, dan tidak menyediakan baju berdasarkan ukuran S, M, L, XL, dan sebagainya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel