Disebut Bahayakan UMKM, Siapa Mr Hu Si Penjual Barang Murah?

Fikri Halim, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sosok Mr Hu kini tengah ramai dalam perbincangan di media sosial. Kian lama semakin mencuat ke permukaan. Di media sosial, nama itu disebut-sebut selalu muncul sebagai pengirim barang-barang eceran murah dari China melalui Shopee.

Nama itu membuat isu cross border transaction atau transaksi lintas perbatasan kembali ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Isu ini dianggap bisa mematikan usaha produksi barang eceran dalam negeri.

Penggiat UMKM, dr Tirta hingga Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki sampai menganggap isu yang merebak di media sosial ini sebagai isu yang serius dan perlu diselesaikan.

Lantas, siapa sebenarnya Mr Hu, berikut ini fakta-fakta yang coba dirangkum VIVA:

Mr Hu diasosiasikan sebagai Hu Jinahua

Warganet beberapa hari yang lalu sudah mulai berusaha membongkar nama asli dibalik Mr Hu. Salah satu warganet dengan akun twitter bernama @guldhakim bahkan mengunggah identitas yang diduga Mr Hu.

Mr Hu diasosiasikan dengan seseorang yang bernama Hu Jianhua. Kiriman barang oleh Mr Hu selalu beralamat Shangxue Industrial Park, Building 6, Bantian, Shenzhen.

Tidak ada yang menjadi bukti valid bahwa Mr Hu ini adalah Hu Jianhua. Jika ditelusuri, Jianhua sendiri merupakan President China Merchants Group Ltd yang kantor pusatnya berlokasi di China Merchants Tower Shun, Hong Kong.

Fenomena Mr Hu dianggap Membahayakan Usaha UMKM lokal

Penggiat UMKM dan influencer, dr Tirta menegaskan, fenomena Mr Hu ini berbahaya bagi eksistensi UMKM lokal. Sebab, harga yang ditawarkannya untuk produk-produk yang biasanya diproduksi oleh UMKM di Tanah Air, justru bisa dijual dengan harga jauh lebih murah.

Uniknya, lanjut Tirta, Mr Hu ini juga melakukan hal yang sama tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Malaysia dan Singapora. Meskipun, transaksi paling banyak menurutnya adalah ke Indonesia.

Apalagi, jenis barang-barang yang dijual Mr Hu ini sampai merambah ke barang-barang kecil, yang sebenarnya juga dijual di dalam negeri. Hal itu menurutnya jelas akan menggerus pasar bagi produk-produk UMKM di Tanah Air.

Teten Panggil Shopee

Senada, Menkop UKM Teten juga menganggap bahwa barang-barang super murah yang masuk ke Indonesia dari Mr Hu tersebut bisa membuat UMKM mati. Oleh sebab itu, dia minta penjelasan dari salah satu e-commerce yang diduga memasarkan barang dari Mr Hu.

Teten mengatakan, memanggil pihak Shopee hari ini, Kamis, 18 Februari 2021 langsung ke kantornya pada pukul 13.00 WIB. Teten mengaku akan mendalami kasus ini dengan Shopee karena e-commerce tersebut bisa lintas negara dan pintu masuk penjual dari China.