Disebut Forbes Palsukan Kekayaan, Kylie Jenner Ngamuk

Tasya Paramitha

VIVA – Baru saja Forbes bikin heboh dengan mempublikasikan artikel mengenai kekayaan Kylie Jenner yang mereka sebut bukanlah seorang miliarder. Padahal majalah bisnis itu dua kali menobatkan Kylie sebagai miliarder termuda yang memulai usaha dari nol.

Forbes mengupas seluruh kekayaan Kylie dan mengklaim kalau wanita berusia 22 tahun itu memalsukan formulir pajak pendapatan dan berbohong soal kesuksesan perusahaan miliknya, Kylie Cosmetics.

Baca Juga: Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder

Hal itu pun bikin adik tiri Kim Kardashian tersebut meradang. Kylie ngamuk dan mengungkapkan kemarahannya lewat akun Twitter pribadinya, @kyliejenner.

"Apa-apaan ini yang aku temukan saat aku bangun tidur? Aku pikir ini adalah situs yang punya reputasi bagus," tulis Kylie dikutip dari laman US Weekly, Sabtu, 30 Mei 2020.

"Semua yang aku lihat adalah berbagai pernyataan tidak benar dan asumsi yang tidak terbukti. Aku tak pernah meminta titel apa pun atau mencoba membohongi orang untuk menjadi seperti sekarang," ucap ibu satu anak itu.

Kylie Jenner.

Kylie Jenner lantas mengutip sebuah kalimat di artikel Forbes yang berjudul “Inside Kylie Jenner’s Web of Lies — and Why She’s No Longer a Billionaire” itu.

“'Bahkan pajak pendapatan kemungkinan besar dipalsukan'. Itukah buktinya? Jadi kalian hanya berpikir mereka dipalsukan? Apa sih ini yang aku baca?” tulisnya.

Kylie kemudian mengatakan kalau kondisi keuangannya baik-baik saja, tak seperti yang tertulis di artikel Forbes.

"Tapi oke, aku telah diberkati bertahun-tahun, aku punya anak perempuan yang cantik, dan bisnis yang sukses dan aku baik-baik saja," ucap adik Kendall Jenner itu.

"Aku dapat menyebutkan daftar 100 hal yang lebih penting saat ini daripada menetapkan berapa banyak uang yang aku miliki," tutup Kylie Jenner.

Kylie Jenner.

Sebagai informasi, Forbes, yang menyebut Kylie sebagai miliarder swadaya termuda di dunia pada 2019 dan 2020, menuduh bahwa bintang reality show Keeping Up the the Kardashians dan timnya telah berbohong tentang angka penjualan perusahaan dan memalsukan formulir pajak pendapatan untuk "terlihat lebih kaya" sejak 2016.

Forbes juga memperkirakan kekayaan pribadi Jenner hanya di bawah US$900 juta (Rp13,2 triliun).

"Usaha Kylie kini lebih kecil dan lebih sedikit menguntungkan secara signifikan, dibandingkan uang yang telah dihabiskan keluarganya untuk membuat industri kosmetik dan media termasuk Forbes percaya akan hal itu," kata mereka.

Kylie diketahui menjual 51 persen saham Kylie Cosmetics ke Coty dengan harga US$600 juta (Rp8,8 triliun) pada November 2019. Forbes menuduh bahwa penjualan merek kecantikan itu "jauh lebih kecil" dari yang dilaporkan.

“Penghasilan selama periode 12 bulan sebelum kesepakatan: US$177 juta (Rp2,6 triliun) menurut presentasi Coty, jauh lebih rendah dari perkiraan yang diterbitkan pada saat itu,” klaim Forbes.

"Yang lebih bermasalah, Coty mengatakan bahwa penjualan naik 40 persen dari 2018, yang berarti bisnis hanya menghasilkan sekitar US$125 juta (Rp1,8 triliun) tahun itu, jauh dari US$360 juta (Rp5,2 triliun) yang membuat Forbes percaya pada keluarga Jenner," tambah mereka.