Disentil Sekjen PDIP Dua Kali, Wagub Jatim Emil Dardak: Berusaha Berpikir Positif

Merdeka.com - Merdeka.com - Disentil dua kali oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak akhirnya buka suara. Ia menyebut tak mempermasalahkan sentilan-sentilan yang dilemparkan oleh Hasto.

"Saya berusaha menyikapi (sentilan Hasto) segala sesuatunya dengan pikiran positif," kata Emil, Jumat (11/11).

Emil enggan menjabarkan lebih lanjut. Meski sudah disindir, baginya, Hasto adalah tokoh yang ia hormati.

"Saya senantiasa menghormati beliau (Hasto)," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim itu.

Dia berprinsip menjaga hubungan baik dan bersinergi dengan siapapun, akan bermanfaat bagi proses membangun Provinsi Jatim. Hal itu, kata Emil, sebagaimana yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepadanya.

"Membangun Jatim membutuhkan peran seluruh pihak, bersinergi dan berkolaborasi. Semangat tabayyun, gotong royong dan kekeluargaan akan menjadi modal dasar mewujudkan pembangunan Jatim yang berkeadilan," katanya.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto kembali menyindir Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak. Hasto mengaku tak kenal dengan Ketua DPD Demokrat Jatim itu.

Sindiran terhadap Emil ini diungkap Hasto, usai dia menerima keluhan komunikasi yang macet antara kepala daerah di Jatim dari PDIP dengan Emil.

Hal itu, kata Hasto berbeda dengan komunikasi antara kepala daerah dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya Khofifah yang merupakan tokoh Nahdalatul Ulama (NU) dinilai punya kedekatan khusus dengan PDIP.

"Bu Gubernur Khofifah ini sangat baik. Komunikasinya baik, beliau yang dengan latar belakang Nahdliyin itu seperti kakak dan adik dengan PDIP. Saya hormat dengan beliau," kata Hasto di Surabaya, Rabu (9/11).

Tapi soal kepemimpinan Emil sebagai Wagub, Hasto langsung mengaku dia tak mengenalnya. Ia kemudian menunjuk Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari yang dianggapnya lebih kenal. Sindiran Hasto ini juga pernah disampaikan sebelumnya saat mengunjungi Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu.

"Siapa (Emil)? Saya tidak kenal. Beliau ini (Sri Untari) yang kenal," katanya. [rhm]