Diserang PPP, Demokrat Jawa Timur Pasang Badan buat Emil Dardak

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur, Musyafak Noer, mengkritik niat Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak yang maju sebagai kandidat kuat ketua Partai Demokrat provinsi itu. Pengurus dan kader Demokrat tak tinggal diam. Mereka pasang badan membela sang suami Arumi Bachsin.

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Partai Demokrat Jawa Timur, Agung Mulyono, meminta agar semua pihak, termasuk Musyafak Noer dan PPP, tidak berupaya menghalangi Emil Dardak menjadi ketua. Apalagi, di Demokrat Jawa Timur Emil kini didapuk menjadi Plt ketua.

Lebih dari itu, kata Agung, sebagaimana Khofifah, Emil sebagai pasangannya duduk di kursi gubernur-wakil gubernur karena diusung partai politik. “Jangan lupa, Gubernur dan Wagub berangkat dari partai politik. Lalu kenapa tidak boleh menjadi ketua partai politik? Jangan mengada-ada-lah,” katanya pada Selasa, 2 Februari 2021.

Baca: Emil Dardak vs Menantu Soekarwo Saingan Jadi Ketua Demokrat Jawa Timur

Menurutnya, sudah menjadi aturan yang baku bahwa pilkada di negeri ini mesti lewat jalur politik. Hampir semua kepala daerah juga punya jabatan politik di partainya. Agung lantas menyinggung Wakil Gubernur Jawa Tengah yang juga pengurus PPP Jawa Tengah. “Jangan lupa, Wagub Jawa Tengah itu juga pengurus Harian DPW PPP Jateng.”

Hal yang sama disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur Sri Subiati. Karenanya ia meminta Musyafak Noer tidak mencampuri urusan internal partai lain. “Jangan mengurusi partai lain, jangan mengobok-obok partai kami. Beretikalah cara berpolitiknya,” ujar politikus akrab disapa Bu Anti itu.

Ia memastikan Musyawarah Daerah VI Partai Demokrat Jawa Timur pada 12 Februari 2021 berjalan lancar. Di forum itu, hampir semua DPC dan anggota Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur setuju Emil Dardak memimpin partai berlambang Mercy biru di Jawa Timur.

Bendahara Demokrat Jawa Timur itu juga memastikan kader tidak terpengaruh dengan pernyataan pihak luar dan siap pasang badan mengawal Emil. “Kita sudah mengantongi suara hampir aklamasi untuk Pak Emil Dardak jadi ketua DPD duet dengan Mas Bayu sebagai Sekretaris DPD untuk masa lima tahun ke depan. Semua kader solid dan kompak,” ujar Bu Anti.

Musyafak Noer sebelumnya mengkritik majunya Emil Dardak sebagai kandidat ketua Demokrat Jawa Timur. Sebab, posisi Emil kini sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Sebagai salah satu pengusung Khofifah-Emil pada Pilgub 2018, PPP berharap koalisi dengan partai pengusung lain tetap berjalan mesra dalam mengawal pasangan yang diusung.

Musyafak beralasan, jika kepala daerah berbaju ketua partai, dikhawatirkan akan berat sebelah dan mengedepankan parpol yang diikutinya. Hal ini tentu kurang etis dipandang masyarakat. “Pasangan kepala daerah harus netral dan tak sarat kepentingan parpol tertentu. Pasangan kepala daerah jika sudah terpilih otomatis milik publik,” katanya pada 1 Februari 2021.