Dishub: 7,4 juta kendaraan diperkirakan lintasi Solo selama Lebaran

·Bacaan 1 menit

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Jawa Tengah memprediksikan sekitar 7,4 juta kendaraan melintasi Kota Solo selama periode mudik Lebaran 2022.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Ari Wibowo di Solo, Kamis mengatakan prediksi angka ini meningkat sebesar 102 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Ia mengatakan peningkatan volume jalan raya di Kota Solo tersebut diperkirakan akan terjadi di beberapa titik jalan, di antaranya exit tol Klodran, Tugu Makutha, Kleco, Joglo, Jongke, Jurug, dan jalan lingkar utara.

"Kemungkinan kendaraan pribadi yang akan mendominasi, terutama mobil dari luar kota," katanya.

Ia mengatakan peningkatan tersebut terjadi salah satunya karena pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah usai dua tahun terakhir dilakukan penyekatan akibat pandemi COVID-19.

"Salah satu pertimbangannya karena adanya euforia masyarakat untuk melakukan mudik," katanya.

Faktor lain yang mempengaruhi, kata dia, adalah terjadinya penambahan jumlah penduduk dan jumlah kendaraan bermotor. Selain itu, juga perbaikan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di titik-titik padat kendaraan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan memaksimalkan pemantauan CCTV di 68 titik. Selain itu, juga dilakukan pemasangan rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) portabel sebanyak 123 unit di batas kota.

"Targetnya paling tidak sebelum H-7 Lebaran RPPJ ini sudah terpasang di batas-batas Kota Solo," demikian Ari Wibowo.

Baca juga: Anggota Komisi V DPR RI cek kesiapan pelayanan mudik di Solo

Baca juga: Warga asal Solo di Tangerang mulai mudik Lebaran lebih awal

Baca juga: DKK Surakarta siagakan 34 ambulans selama mudik

Baca juga: Warga Solo korban PHK mudik jalan kaki

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel