Dishub Banten: Pelabuhan Ciwandan bantu kurangi kepadatan Merak

Pelabuhan Ciwandan Cilegon yang biasa dipakai sebagai pelabuhan niaga milik PT Pelindo, memberikan pelayanan penyeberangan pemudik menuju Lampung, guna membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo di Serang, Sabtu, mengatakan Sabtu ini merupakan puncak mudik Idul Fitri 1443 H, sehingga terjadi kepadatan di Pelabuhan Merak, di gerbang tol menuju Pelabuhan Merak serta di jalan arteri menuju Merak.

"Mudah-mudahan sudah mulai berkurang, sehingga antrean kendaraan yang akan menyeberang berkurang dan jalan tol serta jalan arteri kembali lancar," kata Tri Nurtopo.

Baca juga: Indah Kiat dan Ciwandan fasilitasi penyebrangan 3.000 kendaraan

Ia mengatakan untuk membantu mengurang kepadatan di Merak, mulai hari ini dilakukan pengoperasian Pelabuhan Ciwandan, Cilegon untuk menambah kapasitas angkut penyeberangan dari Merak, sehingga akan mengurangi penumpukan kendaraan yang menyeberang ke Sumatera.

"Tadi di Ciwandan mulai muat jam 13.30 WIB dan berangkat jam 16.00 WIB," kata Tri Nurtopo.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan sejak Jumat (29/04) malam, untuk membantu mengurai kepadatan di jalan, Polda Banten berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk memfungsikan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara Kabupaten Serang.

Baca juga: Pemerintah: Pelabuhan Merak lewati puncak arus mudik

Ia mengatakan ada 4 kapal yang beroperasi di BBJ yaitu Kapal JWS dengan kapasitas 200 kendaraan, Kapal JNW II dengan kapasitas 145 kendaraan, Kapal Roswin dengan kapasitas 100 kendaraan, Kapal BNR II (kapasitas 75 kendaraan)

Selain Pelabuhan BBJ, kata Shinto, pelabuhan Pelindo juga akan mulai difungsikan untuk melayani pemudik dengan kapasitas mengangkut lebih dari 2.000 kendaraan.

Baca juga: Antrean kendaraan di gerbang tol Merak capai 8 kilometer

"Kepadatan arus di jalur tol dan arteri tidak dapat dihindari karena antusias masyarakat untuk merayakan hari raya di kampung halaman," kata dia.

Ia juga mengatakan kecepatan pelayanan otoritas pelabuhan di tiap dermaga di Pelabuhan Merak menjadi faktor yang sangat penting untuk mempercepat pergerakan arus kendaraan dari jalur tol dan arteri.

"Jika pelayanan lambat maka berdampak pada lambatnya pula laju kendaraan bergerak ke pelabuhan," kata Shinto.

Baca juga: Pengelola: Puncak arus mudik di GT Cikupa-Merak tak sesuai prediksi

Baca juga: Korlantas Polri: Area istirahat-penyempitan penyebab jalur mudik macet

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel