Dishub DIY Berencana Gratiskan Pelajar Naik Trans Jogja

Merdeka.com - Merdeka.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY berencana menggratiskan layanan transportasi bus Trans Jogja bagi para pelajar. Harapannya dengan kebijakan baru tersebut kemacetan lalu lintas di DIY bisa terkurangi.

Kepala Bidang Angkutan Dishub DIY Sumariyoto menjelaskan keberpihakan khususnya bagi para pelajar telah dilakukan sejak bus Trans Jogja mulai beroperasi tahun 2008. Sejak awal, Dishub telah mengeluarkan tiga jenis kartu yaitu student card, regular trip serta single trip.

"Untuk tarifnya student card ataupun kartu pelajar paling murah yaitu Rp1.800 untuk regular trip atau yang berlangganan senilai Rp2.800 dan single trip atau kartu sekali jalan Rp3.500," terang Sumariyoto, Senin (13/6).

Sumariyoto menjabarkan program tersebut kemudian berkembang dengan model pelayanan e-money bekerjasama dengan empat bank, yaitu BRI, BCA, BNI dan Mandiri. Saat ini berkembang lagi melalui pembayaran Ovo dan link pembayaran digital lainnya.

Sumariyoto merinci jumlah penumpang terbanyak menggunakan single trip ada sekitar 80%. Sementara untuk penumpang pengguna stundent card hanya 3%.

"Dulu sebelum pandemi cukup banyak, namun selama pandemi ini hanya berkisar 3%, semoga jika keadaan telah normal kembali akan mengalami peningkatan," ungkap Sumariyoto.

Sumariyoto mengungkapkan untuk menarik minat pelajar menggunakan transportasi bus Trans Jogja, maka sesuai rencana pada pertengahan bulan Juli 2022 tidak dikenakan tarif.

"Nol rupiah dengan syarat bagi pengguna student card," jelasnya.

Selain menggratiskan tarif bagi pelajar, Dishub DIY juga akan melakukan melakukan penataan ulang Trans Jogja. Penataan ulang ini berkaitan rute, jalur hingga halte Trans Jogja.

"Untuk halte akan kita redesign di semua kawasan. Untuk rute akan kita perpendek, karena rute yang ada saat ini telalu muter-muter," pungkas Sumariyoto. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel