Dishub DKI rekayasa lalu lintas di Kota Tua

·Bacaan 1 menit

Dinas Perhubungan DKI Jakarta merekayasa arus lalu lintas di Kota Tua sehubungan adanya pengerjaan penataan kawasan wisata di Jakarta Barat tersebut.

"Pelaksanaan rekayasa akan dilakukan dalam dua tahapan pengerjaan yakni tahap pertama 18-25 April dan tahap kedua 26 April 2022 hingga selesai," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo dihubungi di Jakarta, Senin.

Rekayasa Lalu Lintas akan dilakukan di Jalan Kali Besar Utara, Jalan Kali Besar Timur, Jalan Kemukus, Jalan Ketumbar, Jalan Lada, Jalan Lada Dalam dan Jalan Jembatan Batu.

Rencananya, lalu lintas di Jalan Kemukus dua jalur akan dibagi menjadi Jalan Ketumbar, Jalan Lada dan Jalan Lada Dalam masing-masing satu lajur untuk pengerjaan tahap pertama.

Kemudian untuk tahap kedua, Jalan Kemukus ditutup, kemudian Jalan Lada Dalam menjadi dua lajur digabung dengan lalu lintas bus TransJakarta.

Ia mengimbau warga Jakarta untuk menyesuaikan rekayasa lalu lintas itu untuk menghindari kemacetan lalu lintas.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menata kawasan wisata Kota Tua salah satunya membangun area pejalan kaki atau pedestrian.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho dalam seminar daring penataan Jakarta setelah Ibu Kota Negara (IKN) pindah di Jakarta, Jumat (4/2) menjelaskan nantinya akan ada plaza pedestrian yang lebar di kawasan Kota Tua sama seperti zaman dulu.

Nantinya, kendaraan tidak diperbolehkan masuk kecuali kendaraan berbasis listrik untuk mendukung zona emisi nol persen.

Pihaknya memperkirakan penataan tersebut akan rampung pada Agustus 2022.
Baca juga: Tanah dari Kota Tua dinilai lebih tepat dibawa ke IKN
Baca juga: Revitalisasi trotoar Kota Tua terkendala cuaca
Baca juga: Dinas Bina Marga DKI survei pekerjaan revitalisasi trotoar Kota Tua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel