Dishub Lampung sebut hampir semua pemudik telah kembali

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyebutkan bahwa hampir semua pemudik telah kembali ke tempat asal setelah hampir sepekan usai puncak arus balik.

"Kalau berdasarkan data terakhir kemarin masih ada sekitar 21 ribu orang yang belum kembali. Namun, untuk hari ini yang pasti sudah jauh berkurang," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan jauh berkurangnya jumlah pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni setelah hampir sepekan dari puncak arus balik karena banyak pelaku perjalanan yang kembali lebih awal.

"Deviasi antara yang berangkat dan pulang saat akhir pekan ini tidak terlalu besar. Karena banyak yang sudah pulang lebih awal, serta pulang satu per satu dalam beberapa hari ini. Apalagi sekali angkut kapal kita bisa sampai 38 ribu," katanya.

Baca juga: Menilik kelancaran arus balik Lebaran di Bakauheni

Baca juga: 9.830 pemudik bertolak ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Panjang

Menurutnya, pada akhir pekan ini diperkirakan lalulintas penyeberangan antar pulau sudah tidak terlalu ramai, meski pihaknya masih terus melakukan pengawasan di lapangan.

"Meski sudah tidak begitu ramai, kemungkinan yang ramai saat libur akhir pekan di tambah ada perayaan hari besar keagamaan adalah orang yang berasal dari Lampung yang bepergian keluar daerah. Tapi ini hanya prediksi saja," tambahnya.

Dia menjelaskan, dengan tersedianya fasilitas penyeberangan yang memadai, meski ada libur yang cukup panjang pada akhir pekan ini tidak akan menimbulkan pergerakan penumpang yang cukup signifikan.

"Dermaga beroperasi semua, dan semua bisa terangkut jadi pada akhir pekan tidak ada pergerakan penumpang yang naik signifikan," ucapnya lagi.*

Baca juga: Cerita humanis dari abdi negara bantu arus balik lancar di Lampung

Baca juga: Polres Lampung Selatan cek kesehatan pemudik sebelum masuk kapal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel