Dishub siaga di titik rawan macet seiring peningkatan pemudik

Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan lalu lintas terkait mulai adanya peningkatan pemudik melewati daerah itu untuk mudik, khususnya malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar di Tangerang, Kamis, mengatakan setiap hari ada 50 personel Dishub yang bertugas membantu kelancaran perjalanan mudik.

"Personel akan berkolaborasi bersama dengan kepolisian dan TNI dalam membantu kelancaran arus lalu lintas karena Kota Tangerang ini jalur perlintasan," ujarnya.

Ia mengaku telah memberikan instruksi kepada petugas agar mengedukasi pengemudi yang melakukan perjalanan mudik agar tetap mematuhi prokes serta memaksimalkan pos yang disiapkan.

Pasalnya, katanya, pos pengamanan yang disiapkan tak hanya untuk petugas tetapi juga berisi fasilitas untuk penunjang pemudik seperti tempat istirahat.

"Kalau ada pemudik yang letih, kita siapkan tempat di pos," ujarnya.

Baca juga: Dishub Kota Tangerang prediksi arus mudik meningkat pada H-10

Untuk posko, kata dia, per hari ada 50 personel Dishub yang akan bertugas.

"Sebenarnya kita ada 214 personel, tetapi untuk posko per hari 50 personel," katanya.

Dishub juga sudah memasang rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) di sejumlah titik jalan guna memudahkan pemudik menuju lokasi tujuan.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan 21 UGD puskesmas selama mudik Lebaran sebagai antisipasi penanganan medis bagi pemudik yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Kedelapan lokasi tersebut di antaranya Puskesmas Jatiuwung, Cikokol, Batuceper, Sukasari, Cipondoh, dan Ciledug, sedangkan dua lainnya didirikan di luar puskesmas yaitu di Terminal Poris Plawad dan Area Istirahat Karang Tengah menuju Merak.

Baca juga: Dishub gandeng BNN periksa kelaikan armada dan awak bus
Baca juga: Kapal perang TNI AL siap dukung mudik lebaran
Baca juga: Ini alasan pemudik mengapa pilih moda bus di Terminal Kalideres

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel