Disikat Habis Prancis U-20 pada Laga Uji Coba, Pengamat: Timnas Indonesia Kalah Kelas

Bola.com, Jakarta - Garuda Muda "hancur lebur" dikalahkan Prancis U-20 dengan skor telak 0-6. Sepanjang pertandingan, para pemain Timnas Indonesia U-20 tidak bisa berbuat banyak menghadapi serangan dari Alexis Tibidi dkk.

Bertanding dalam laga uji coba yang dihelat di Pinatar, Spanyol, Jumat dini hari (18/11/2022), enam gol yang bersarang di gawang Timnas Indonesia U-20 dicetak Andy Diouf (4'), Alexis Tibidi (11'), Matthis Abline (39', 65'), Martine Adeline (77') dan terakhir Lamine Cisse (90+2).

Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo menyebut kekalahan telak itu membuktikan bahwa pengalaman para pemain Prancis jauh lebih bagus ketimbang pemain-pemain muda asuhan Shin Tae-yong.

Bukan hanya itu, Kesit menyebut mental dan stamina pun menjadi sebab lain kekalahan Garuda muda dari Timnas U-20 Prancis.

 

Kalah Kelas

"Pastinya kalah kelas ya. Selain juga masalah kesiapan mental dan stamina yang belum memadai," kata Kesit Budi Handoyo kepada Bola.com, Jumat (18/11/2022).

"Timnas Prancis U-20 tampaknya punya segudang pengalaman. Pemainnya banyak yang berkiprah di Liga prancis dan beberapa negara eropa lainnya," lanjutnya.

 

 

Hal Positif

Tapi, pria yang sering tampil di televisi nasional memandu jalannya pertandingan sepak bola ini mengatakan ada hal positif yang bisa diterima para pemain Timnas U-20.

Ya, selain menambah pengalaman tanding dengan tim-tim kuat dan langganan Piala Dunia, Kesit mengatakan dari kekalahan ini tim kepelatihan dipastikan sudah mengetahui apa kekurangan terbesar dari pemain sehingga harus mengalami kekalahan telak.

"Sisi positifnya tentu saja tim U-20 Indonesia bisa mendapatkan pengalaman berharga dari lawan yang levelnya jauh di atas kita," ungkapnya.

 

Perbaiki Mental Pemain

Gelandang Timnas Indonesia U-20, Marselino Ferdinan berusaha melewati pemain Timnas Prancis U-20 dalam laga Costa Calida Region de Murcia Football Week, Jumat (18/11/2022) dini hari WIB. (Dok. PSSI)
Gelandang Timnas Indonesia U-20, Marselino Ferdinan berusaha melewati pemain Timnas Prancis U-20 dalam laga Costa Calida Region de Murcia Football Week, Jumat (18/11/2022) dini hari WIB. (Dok. PSSI)

Para pemain Garuda Muda harus bersyukur bisa bermain melawan Prancis. Meski kalah telak, lawan tim kuat sangat bagus untuk persiapan mereka yang akan terjun di Piala Dunia U-20 yang akan dihelat di Mei-Juni 2023 dan Indonesia akan menjadi tuan rumah.

Lanjut Kesit, yang harus segera diperbaiki oleh Shin Tae-yong adalah mental pemain, sehingga tidak grogi saat menghadapi tim-tim besar seperti Prancis, Argentina, dan Brazil.

 

Penting sebagai Persiapan Piala Dunia U-20

<p>Logo Piala Dunia U-20 2023 Indonesia. (PSSI)</p>

Logo Piala Dunia U-20 2023 Indonesia. (PSSI)

"Ini sangat penting sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia U-20. Sehingga diharapkan saat nanti bertemu lawan yang levelnya sudah mendunia, tim kita tidak canggung dan kaget apalagi nervous," tuturnya.

"Membiasakan diri lagi untuk dapat bermain tenang dan percaya diri, serta tidak mudah panik saat mendapatkan tekanan dari lawan," Kesit Budi Handoyo mengakhiri pembicaraan.