Disindir AHY, Moeldoko Akui Sempat Bertemu Kader Demokrat

Siti Ruqoyah, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mempertanyakan rumor kudeta yang dituduhkan kepadanya atas kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat. Ia bingung, istilah kudeta semestinya datang dari internal organisasi atau institusi, bukan dari luar.

"Kalau ada istilah kudeta ya kudeta itu dari dalam, masa kudeta dari luar. Bukan kudeta dari luar," kata Moeldoko saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Senin 1 Februari 2021.

Moeldoko memang mengakui sempat bertemu dengan sejumlah kader Demokrat. Pertemuan itu pun, kata dia, dimaknai biasa saja dan bukan bermotif politik. Sebagai mantan Panglima TNI, Moeldoko menyebut kebiasaannya bertemu dengan banyak kalangan termasuk para politisi.

"Konteksnya apa saya juga tidak mengerti. Dari ngobrol- ngobrol itu biasanya saya awali dari pertanian karena saya memang suka pertanian. Berikutnya curhat tentang situasi yang dihadapi ya gue dengerin aja, gitu. Berikutnya ya sudah dengerin saja," kata dia.

"Terus munculah isu dan seterusnya mungkin dasarnya foto- foto. Ya ada dari Indonesia Timur dari mana- mana datang ke sini kan ingin foto sama gue, sama saya, ya terima saja. Apa susahnnya, itu lah menunjukkan bahwa seorang jenderal yang tidak punya batas dengan siapa pun," sambung Moeldoko.

Moeldoko pun menyindir orang - orang yang menuduh dirinya ingin kudeta. Sebagai seorang pemimpin, kata dia, tidak boleh terlalu 'baper' dan ragu - ragu.


"Ya kalau anakbuahnya tidak boleh pergi ke mana- mana ya diborgol aja kali," tutur Moeldoko.

Baca juga: Rumah Ketum KNPI Pelapor Abu Janda Diteror Orang Tak Dikenal