Disingkirkan Solskjaer, Pemain Terlupakan MU Nikmati Kehidupan di AC Milan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menyusul kekalahan di kandang dari Sheffield United dan hasil imbang 0-0 lawan Arsenal, menjadikan manajer Manchester United atau MU Ole Gunnar Solskjaer punya alasan untuk merasa frustrasi dalam beberapa hari terakhir.

Kekalahan tak terduga MU dari tim asuhan Chris Wilder di Old Trafford mengakhiri 13 pertandingan beruntun tak terkalahkan yang membuat mereka harus berjuang keras kembali ke perebutan gelar.

Sedangkan kebuntuan tanpa gol di Arsenal adalah hasil imbang ketiga berturut-turut melawan apa yang disebut "enam besar" musim ini.

Sementara, perlombaan untuk memperebutkan gelar masih jauh dan rintangan yang dilalui juga cukup banyak, situasi itu merupakan kemunduran yang tidak diperlukan oleh pelatih asal Norwegia tersebut.

Namun, di sisi lain ada satu pemain MU yang akan merasa jauh lebih bahagia ketimbang Solskjaer. Dia adalah Diogo Dalot.

Menikmati Perannya

Pemain Celtic Diego Laxalt (tengah) coba dihalau pemain AC Milan Rade Krunic (kiri) dan Diogo Dalot pada pertandingan Grup H Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Italia, Kamis (3/12/2020). AC Milan mengalahkan Celtic 4-2 setelah sebelumnya sempat tertinggal dua gol. (AP Photo/Antonio Calanni)
Pemain Celtic Diego Laxalt (tengah) coba dihalau pemain AC Milan Rade Krunic (kiri) dan Diogo Dalot pada pertandingan Grup H Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Italia, Kamis (3/12/2020). AC Milan mengalahkan Celtic 4-2 setelah sebelumnya sempat tertinggal dua gol. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bek kanan, yang didatangkan MU dari Porto pada Juni 2018, telah menikmati dirinya dengan raksasa Italia AC Milan, yang saat ini memimpin Liga Italia.

Dia telah memainkan peran integral untuk Rosseneri. Dalot sudah membuat 17 penampilan dan menyumbang satu gol dan dua assist.

Kemampuan Keuangan

Diogo Dalot mengontrol bola saat bertanding melawan Young Boys di grup H Liga Champions di The Stade de Suisse (19/9). Bek 19 tahun ini dibeli MU dari Porto pada Juli lalu dan banyak melewatkan pertandingan di awal musim. (AFP Photo/Fabrice Coffrini)
Diogo Dalot mengontrol bola saat bertanding melawan Young Boys di grup H Liga Champions di The Stade de Suisse (19/9). Bek 19 tahun ini dibeli MU dari Porto pada Juli lalu dan banyak melewatkan pertandingan di awal musim. (AFP Photo/Fabrice Coffrini)

Tampaknya Milan juga menghargai jasanya sama seperti dia menikmati pasokannya. Laporan menunjukkan juara Eropa tujuh kali itu ingin mendapatkannya secara permanen.

Klub tersebut diduga telah melakukan "kontak awal" dengan Setan Merah dan mungkin bersedia mengajukan tawaran di wilayah £ 15 juta termasuk add-on.

Namun, transfer tersebut tergantung pada kemampuan keuangan AC Milan setelah virus Corona yang saat ini menghambat sebagian besar kemampuan belanja klub Eropa.

Ingin Bawa Pulang

Bek Manchester United, Diogo Dalot berusaha membuang bola saat bertanding melawan Young Boys di grup H Liga Champions  di The Stade de Suisse di Bern (19/9). (Alessandro Della Valle/Keystone via AP)
Bek Manchester United, Diogo Dalot berusaha membuang bola saat bertanding melawan Young Boys di grup H Liga Champions di The Stade de Suisse di Bern (19/9). (Alessandro Della Valle/Keystone via AP)

Jurnalis yang juga pakar transfer pemain, Fabrizio Romano, melaporkan MU ingin Dalot kembali ke Old Trafford saat masa peminjaman habis akhir musim nanti.

MU masih yakin Dalot akan bisa menjadi pemain penting dalam masa depan klub. MU takkan membiarkan Dalot dimiliki permanen oleh AC Milan.

Dipertanyakan

MU meminjamkan Dalot karena sudah memiliki Aaron Wan-Bissaka. Namun praktis manajer Ole Gunnar Solskjaer tak memiliki pelapis di pos bek kanan.

Peminjaman Dalot sempat dipertanyakan karena MU hanya akan mengandalkan wan-Bissaka seorang. Sedangkan di pos bek kiri, MU punya dua pemain, Luke Shaw dan Alex Telles.

Simak Video Menarik Berikut Ini