Dispar gelar "Mataram Pearl Festival" pada Agustus

Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan menggelar "Mataram Pearl Festival" atau festival mutiara pada 25-28 Agustus 2022 untuk memotivasi para perajin agar lebih inovatif dan kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Kamis, mengatakan, festival mutiara sekaligus juga menjadi ajang promosi, transaksi, serta membuka jaringan kerja sama dengan pengusaha lainnya.

"Kegiatan 'Mataram Pearl Festival' kita jadwalkan 25-28 Agustus 2022, sekaligus menyambut HUT Kota Mataram pada 31 Agustus," katanya.

Baca juga: Kemendagri buka kegiatan Indonesia Maju Expo dukung UMKM

Dikatakan, kegiatan festival mutiara ini tidak hanya diikuti oleh perajin dan pengusaha dari Kota Mataram, melainkan juga dari kabupaten/kota se-NTB, bahkan beberapa pengusaha dari luar daerah.

"Pengusaha-pengusaha dari luar daerah seperti dari Bali, Surabaya dan Jakarta bahkan sudah menghubungi kami untuk bisa ikut serta dalam festival tersebut," katanya.

Untuk melaksanakan kegiatan itu, Dispar Kota Mataram telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta, untuk menyiapkan stan serta fasilitas pendukung lainnya.

"Untuk tempat, kami masih mencari lokasi yang representatif. Tadinya mau di Lombok Epicentrum Mall, tapi anggaran tidak cukup," katanya.

Baca juga: 15 UMKM Indonesia berpartisipasi di Russia Halal Expo 2022

Terkait dengan itu, sambungnya, kegiatan festival mutiara kemungkinan akan dilaksanakan tempat terbuka seperti di Taman Loang Baloq, atau Lapangan Taman Sangkareang agar menjadi satu rangkaian dengan HUT Kota Mataram.

Saat HUT Kota Mataram, di Taman Loang Baloq akan digelar pesona budaya, serta berbagai hiburan rakyat dari pagi sampai malam.

"Kegiatan hiburan itu kita kemas dalam acara 'sunrise to sunset', sebab acaranya dari pagi sampai malam," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel