Dispora Jabar harapkan atlet Peparnas bisa sesukses PON

·Bacaan 1 menit

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat Engkus Sutisna berharap atlet-atlet kontingen Jawa Barat yang diturunkan dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 dapat menuai kesuksesan seperti atlet Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Semoga kontingen Jawa Barat dapat mengikuti Peparnas XVI 2021 dengan lancar dan meraih prestasi yang sama seperti dalam pelaksanaan PON XX 2021," kata Engkus dalam keterangannya di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat juga telah melakukan segala persiapan dengan koordinasi yang optimal dalam mempersiapkan keberangkatan atlet Peparnas.

Adapun persiapan yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat itu mulai dari penyaluran anggaran hibah ke National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat, hingga memfasilitasi vaksin dan pelaksanaan tes COVID-19.

Dengan persiapan itu, Engkus berharap Kontingen Jawa Barat untuk Peparnas dapat meraih predikat juara umum tanpa menemui suatu kendala yang berarti.

Baca juga: Jawa Barat bidik juara umum Peparnas Papua dengan 130 emas

"Kita juga mempersiapkan hingga mekanisme karantina mandiri saat kepulangan kontingen dari Papua," kata dia.

Adapun Kontingen Peparnas Jawa Barat berjumlah 426 orang yang terdiri dari 244 atlet dan 182 ofisial. Kontingen Peparnas Jabar akan mengikuti 12 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Peparnas XVI Papua 2021.

Kontingen Peparnas Jawa Barat ditargetkan untuk meraih 130 medali emas. Target tersebut ditetapkan setelah mengukur peluang dan kesiapan para atlet, termasuk cabor-cabor mana saja yang menjadi unggulan.

Baca juga: Pembukaan Peparnas Papua dilakukan di Stadion Mandala pada 5 November
Baca juga: 12 atlet difabel akan ikut kirab obor api Peparnas XVI Papua
Baca juga: Mahfud minta sukses pengamanan PON XX dilanjutkan di Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel