Dispora optimistis Kalsel raih banyak medali di Peparnas Papua

·Bacaan 1 menit

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kalimantan Selatan H Hermansyah optimistis para atlet National Paralympic Commite (NPC) daerahnya bisa meraih banyak medali di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-XVI di Papua.

"Sangat optimistis kalau melihat pertandingan hari pertama kemarin," ujarnya saat dihubungi di Papua, Minggu.

Hermansyah mengatakan, ia melihat langsung pertandingan beberapa atlet NPC Kalsel yang begitu semangatnya meraih prestasi, sehingga sudah bisa mengumpulkan tujuh medali.

"Kalau hari ini hari libur, ternyata libur juga semua pertandingan, jadualnya besok (Senin) dimulai lagi," ujarnya.

Kalsel menurunkan sebanyak 135 atlet pada 10 cabang olahraga pada ajang olahraga bergengsi nasional bagi kaum disabilitas ini.

"Saat ini kan sudah dua medali emas, kita optimis besok bisa tambah lagi," ucapnya.

Menurut dia, dua medali emas yang diraih itu pada cabang olahraga atlet, yakni, pada tolak peluru dan bulutangkis beregu putra.

"Satu medali perak dan empat medali perunggu, semuanya dari atletik, kita sangat optimis cabang atletik ini mendulang banyak medali," tuturnya.

Terkait target medali emas pada Peparnas Papua ini, Hermansyah menyatakan menyerahkan semua kepada NPC Kalsel.

"NPC Kalsel yanf memutuskan berapa targetnya," ujar Hermansyah.

Sebelumnya, Ketua NPC Kalsel Ahmad Firdaus menyatakan target kontingen Kalsel pada Peparnas Papua ini sebanyak 35 medali emas.

Kontingen NPC Kalsel menargetkan bisa melebihi Peparnas sebelumnya di Jawa Barat dengan raihan total medali emas sebanyak 32, yakni, mendudukkan Kalsel pada peringkat 6 nasional peraih medali emas terbanyak.

Baca juga: Kontingen NPC Kalsel sudah raih dua medali emas di Peparnas Papua
Baca juga: Tim sepak bola NPC Kalsel turunkan pemain muda di Peparnas Papua
Baca juga: Kalsel turunkan tujuh atlet lari dan lompat di Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel