Distan: 5.650 ternak di Mukomuko telah divaksin PMK

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat sebanyak 5.650 ekor hewan ternak di daerah itu telah divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sebagai upaya pencegahan penyakit tersebut.

"Hingga tanggal 20 September 2022, sebanyak 5.650 ekor hewan ternak meliputi sapi, kerbau,dan kambing itu telah divaksin PMK. Vaksinasi pada ternak akan terus berlanjut," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Diana Nurwahyuni, di Mukomuko, Rabu.

Kabupaten Mukomuko sebelumnya menerima bantuan sebanyak 8.900 dosis vaksin PMK untuk 8.900 ekor hewan ternak jenis sapi, kerbau, dan kambing dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Empat wilayah di Bengkulu terinfeksi penyakit mulut dan kuku

Ia mengatakan, dari sebanyak 8.900 dosis vaksin untuk mencegah PMK pada hewan ternak tersebut masih ada sisa vaksin PMK sebanyak 3.250 dosis.

"Petugas peternakan dan kesehatan hewan instansi ini bersama dengan petugas di tiga pusat kesehatan hewan akan terus memberikan pelayanan vaksinasi terhadap hewan ternak hingga desa-desa di daerah ini," katanya.

Ia mengakui jumlah vaksin PMK yang ada tersebut tidak sebanding dengan jumlah populasi hewan ternak di daerah ini.

Baca juga: Kasus PMK di Provinsi Bengkulu mencapai 3.570 hewan

Ia menyebutkan populasi hewan ternak di daerah ini sebanyak 50.264 ekor yang terdiri atas sapi 22.001 ekor, kerbau 6.317 ekor, kambing 20.732 ekor, domba 1.119 ekor, dan babi 96 ekor.

Dari populasi hewan ternak sebanyak 50.264 ekor tersebut, sebanyak 1.891 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK atau bertambah dibandingkan sebelumnya 1.844 ekor.

"Dari sebanyak 1.891 hewan ternak yang terjangkit PMK tersebut, tercatat 996 hewan ternak di antaranya sembuh, 11 ekor mati, dan tiga ekor dipotong paksa," katanya.

Baca juga: Sebanyak 1.059 hewan ternak di Provinsi Bengkulu sembuh dari PMK

Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 881 hewan ternak di daerah ini yang sakit dan masih menjalani pengobatan.

"Kami selain memberikan vaksinasi PMK pada hewan ternak sehat, juga memberikan pengobatan pada ternak sakit," katanya.