Distribusi Vaksin Covid-19 Dilakukan Desember, Pemkab Bekasi Siapkan 50 Vaksinator

·Bacaan 2 menit
Sampel vaksin COVID-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd. Beijing, China. (Xinhua/Zhang Yuwei)
Sampel vaksin COVID-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd. Beijing, China. (Xinhua/Zhang Yuwei)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tengah melakukan sejumlah persiapan untuk giat vaksinasi Covid-19 yang akan segera didistribusikan kepada masyarakat. Pendistribusian vaksin Covid-19 dijadwalkan pada akhir Desember 2020.

Salah satu persiapan yang dilakukan pemerintah daerah, yakni melatih vaksinator yang terdiri dari 50 tenaga medis. Seluruh vaksinator berasal dari 44 Puskesmas di Kabupaten Bekasi.

"Sudah ada 50 tenaga kesehatan yang siap jadi operator vaksin Corona dan masih akan kembali kami tambah mengingat luasan kondisi wilayah Kabupaten Bekasi," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Jumat (13/11/2020).

Menurut dia, 50 vaksinator terpilih wajib mengikuti pelatihan secara daring maupun tatap muka, selama kurang lebih sepekan di Kabupaten Cianjur.

Setelah itu, nantinya mereka akan disebar ke berbagai daerah, terutama ke wilayah yang masih rentan terpapar virus Covid-19.

"Secara kesiapan kami sudah lakukan sesuai prosedur. Kami sudah siap, fasilitas maupun perangkat dan sumber daya sudah siap, tinggal menunggu arahan pusat saja. Sasaran distribusi juga sudah siap," paparnya.

Alamsyah menjelaskan, dengan persiapan yang matang, pemerintah daerah memastikan siap menerima bantuan vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat, yang dijadwalkan pada pekan ketiga Desember tahun ini.

"Kami menunggu hadirnya vaksin ini. Seluruh jajaran gugus tugas sudah siap, tenaga kesehatan maupun distribusi vaksin, sasarannya juga sudah siap," tegasnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Diprioritaskan Masyarakat Berisiko Tinggi

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny menjelaskan vaksin Covid-19 tahap pertama ini akan diprioritaskan bagi masyarakat yang berisiko tinggi, seperti tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan kelompok risiko tinggi lainnya.

"Selebihnya dialokasikan untuk tenaga kesehatan, TNI, Polri, tenaga pendidik dan pekerja di sejumlah tempat pelayanan publik," ujar Enny.

Menurut dia, ada total 91 persen vaksin yang akan dialokasikan untuk dua kategori penerima, yaitu penduduk di tempat berisiko dengan jumlah vaksin 234.546 buah, dan karyawan perusahaan 212.454 buah.

"Kami masih menunggu arahan selanjutnya dari pusat terkait pelaksanaan pemberian suntik vaksin ini. Kami sudah menyiapkan 44 Puskesmas serta fasilitas kesehatan lainnya seperti klinik dan rumah sakit," jelasnya.

Mengingat angka kasus Covid-19 yang masih terbilang tinggi di Kabupaten Bekasi, Enny pun mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, serta 3W yakni wajib iman, wajib aman, dan wajib imun.

Saksikan video pilihan di bawah ini: