Distribusi Voucher Nusantara Bakal Stock Split, Simak Jadwalnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) akan memecah nilai nominal saham atau stock split. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Juli 2021.

PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk akan menggelar stock split dengan rasio 1:2. Dengan demikian, pemecahan nilai nominal saham dari Rp 100 menjadi Rp 50 per saham.

Berikut jadwal stock split tersebut:

1.Permohonan pencatatan pada 18 Agustus 2021

2. Pengumuman jadwal pelaksanaan stock split di Bursa pada 25 Agustus 2021

3.Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar regular dan pasar negosiasi pada 1 September 2021

4. Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar regular dan pasar negosiasi pada 2 September 2021

5. Mulai perdagangan saham di pasar tunai dengan nilai nominal baru pada 6 September 2021

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham DIVA

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 13.50 WIB, saham DIVA turun 1,27 persen ke posisi Rp 4.670 per saham. Saham DIVA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 4.740 per saham.

Saham DIVA berada di level tertinggi Rp 4.800 dan terendah Rp 4.650 per saham. Total frekuensi perdagangan 285 kali dengan volume perdagangan 3.676. Nilai transaksi harian saham Rp 1,7 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel