Disuntik Vaksin Covid-19 Perdana, Ini Kata Wakil Wali Kota Bogor

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (14/1/2021). Selain Dedie, penerima vaksin lainnya yaitu Kolonel Inf. Robby Bulan Dandim 0606 Kota Bogor, Kombes Susatyo Purnomo Condro Kapolresta Bogor Kota, Herry H Horo Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor.

Kemudian, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor Nenny Yulianny, Letkol CPM Sutrisno Dandenpom III/I-SLW, Brigjen TNI Achmad Fauzi Danrem 061/SK.

Selanjutnya, dr. Sri Nowo Retno Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Ilham Chaidir Direktur RSUD Kota Bogor, dan Edi Kholki Zaelani Sekretaris Komisi Kajian dan Penelitian MUI Kota Bogor.

Dedie Rachim yang mendapat nomor urutan pertama disuntik vaksin mengaku tidak merasakan adanya efek samping setelah disuntik vaksin Covid-19 Sinovac buatan perusahaan asal China itu.

"Tidak ada efek sampingnya dan tidak ada gejala berarti,” ungkap Dedie ditemui usai disuntik vaksin Covid-19.

Setelah menjalani vaksinasi, Dedie mengaku akan beraktivitas kembali seperti biasa Balai Kota Bogor.

"Terima kasih nakes (tenaga kesehatan) yang telah melaksanakan vaksinasi. Mari kita sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucap Dedie.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Dapat Jatah 9 Ribuan Dosis

Pemerintah Kota Bogor sendiri mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 9.150 dosis. Untuk program vaksinasi tahap awal, Pemkot Bogor memprioritaskan tenaga kesehatan dan petugas pelayan kesehatan.

Vaksinasi akan dilaksanakan selama dua bulan di 64 terdiri dari Puskesmas, layanan kesehatan, dan klinik di Kota Bogor.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: