Ditangani Mabes Polri, Oknum Jakmania dan Bobotoh Terancam Hukuman

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada-ada saja kelakuan sejumlah oknum suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Di saat pemerintah sedang giat-giatnya menangani kasus COVID-19, mereka malah melanggar aturan, melakukan aksi yang menimbulkan kerumunan.

Sejumlah suporter Persija, Jakmania merayakan gelar juara Piala Menpora 2021 dengan melakukan konvoi ke jalanan di Jakarta.

Di sisi lain, sejumlah oknum suporter Persib, Bobotoh turun ke jalan dan melakukan aski perusakan sebagai bentuk kekecewaan usai timnya kalah.

Graha Persib dan mobil sedan berpelat "B" (Jakarta) milik kakak dari kiper Persib, Muhammad Aqil Savik, menjadi sasaran kemarahan oknum bobotoh.

Menteri pemuda dan olahraga, (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, Mabes Polri turun tangan untuk mengatur masalah ini.

Dia menegaskan, apabila ditemukan unsur-unsur yang mengandung pelanggaran hukum, Mabes Polri akan melakukan penegakkan hukum.

"Kejadian di Jakarta maupun di Bandung, sekarang ini sedang ditangani oleh pihak Mabes Polri. Polda Metro maupun Polda Jabar juga ikut mendalami," kata Amali usai Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Piala Menpora, Selasa 27 April 2021.

"Apabila ditemukan unsur-unsur yang mengandung pelanggaran hukum, tentu Mabes Polri akan melakukan penegakkan hukum," sambungnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan sedikitnya 65 orang Jakmania yang melakukan konvoi di kawasan Bundaran HI. Sebanyak 26 orang di antaranya sudah didata dan dipulangkan.

Amali berjanji ke depannya akan serius menangani masalah suporter Indonesia. Diharapkan hal-hal seperti ini tak akan terulang lagi saat kompetisi bergulir lagi

"Kami akan melakukan pembinaan lebih serius lagi terhadap para suporter, dan itu PSSI dan LIB nanti akan melakukan itu," ucapnya.